“Wujudkan Pendidikan Merata Menuju Masa Depan Cerah, Kapolres Tanjab Timur Hadiri Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanjab Timur

Tanjung Jabung Timur, RJNews.id – Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar kegiatan Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2026 dengan mengusung tema “Melangkah Bersama Mewujudkan Harapan Menuju Masa Depan Cerah Melalui Pendidikan yang Merata”. Kegiatan berlangsung pada Kamis (30/7/2026) pukul 10.15 WIB di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kota Terpadu Mandiri (KTM), Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi VIII Drs. Hasan Basri Agus, M.M., perwakilan Kementerian Sosial RI Kepala Sentra Alyatama Hendra Permana, perwakilan Kementerian PUPR RI Edia Putra, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Kapolres Tanjab Timur Akbp Ade Candra, S.P., S.I.K, Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur H. Muslimin Tanja, S.Th.I., M.Si., unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala sekolah, orang tua siswa, serta 270 calon peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi siswa baru, penyambutan tamu melalui tari tradisional dan pengalungan syal batik, dilanjutkan penampilan LCKBB siswa, paduan suara, pembacaan puisi, atraksi pencak silat, hingga pidato tiga bahasa yang menampilkan kemampuan para peserta didik.

Dalam laporannya, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanjung Jabung Timur, Pevi Diesyuniza, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa jumlah peserta didik Sekolah Rakyat pada tahun 2026 mencapai 320 siswa. Jumlah tersebut terdiri atas 270 peserta didik baru dan 50 siswa tingkat SMA yang telah mengikuti proses pembelajaran sebelumnya. Rincian peserta didik baru meliputi 30 siswa tingkat SD, 120 siswa tingkat SMP, dan 120 siswa tingkat SMA.

BACA JUGA :  Perkuat Sinergi TNI-Polri, Kapolres Silaturahmi ke Makodim 0428/Mukomuko

Perwakilan Kementerian Sosial RI, Hendra Permana, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia, khususnya yang berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan negara. Menurutnya, fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanjung Jabung Timur telah memenuhi standar nasional dan berhasil diselesaikan sesuai target sehingga siap digunakan pada tahun ajaran 2026.

Ia juga menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto yang bertujuan menghadirkan pemerataan pendidikan serta membuka kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, H. Muslimin Tanja, mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan MPLS sebagai momentum membangun karakter, disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar. Ia juga mengingatkan para siswa agar bijak memanfaatkan teknologi, menjauhi penyalahgunaan narkoba, perundungan, perjudian daring, serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.

BACA JUGA :  Bahas Penguatan Kerjasama Keamanan dan Pertukaran Informasi, Kapolda Jambi Terima Audiensi Konsulat Amerika Serikat

“Generasi muda harus memiliki cita-cita yang tinggi dan terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Masa depan Kabupaten Tanjung Jabung Timur berada di tangan generasi yang berkarakter, kreatif, dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Anggota DPR RI Komisi VIII, Hasan Basri Agus, turut memberikan apresiasi atas hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan kualitas, pembentukan karakter, serta nilai-nilai moral dan keagamaan. Ia mengajak para siswa memanfaatkan teknologi secara positif serta menghindari berbagai perilaku negatif yang dapat menghambat masa depan.

Menurutnya, investasi terbaik bangsa adalah investasi di bidang pendidikan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci dalam melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Puncak kegiatan ditandai dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi MPLS oleh Gubernur Jambi, Al Haris. Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan instrumen strategis pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan dan kurang mampu.

Ia menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas pembangunan daerah. Berdasarkan data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi tahun 2025 yang mencapai 75,13, Pemerintah Provinsi Jambi optimistis kehadiran Sekolah Rakyat akan semakin meningkatkan angka Harapan Lama Sekolah (HLS) maupun Rata-rata Lama Sekolah (RLS) masyarakat.

BACA JUGA :  Kapolres Tanjab Timur Hadiri Wisuda Akbar di Ponpes Al-Kautsar Kecamatan Dendang

Gubernur juga berpesan kepada seluruh peserta didik agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh, membangun karakter yang kuat, disiplin, dan tidak menyerah terhadap keterbatasan.

“Kepada para guru dan tenaga kependidikan, saya titipkan anak-anak kita untuk tidak hanya dididik dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga dibimbing agar memiliki karakter, integritas, dan harapan akan masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Gubernur Jambi secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2026.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, doa bersama, peninjauan lingkungan sekolah dan asrama siswa, makan bersama, sosialisasi kehidupan berasrama kepada orang tua, pengecekan perlengkapan siswa, pelepasan siswa bersama orang tua, salat Ashar berjamaah, serta pembagian perlengkapan kebersihan diri bagi seluruh peserta didik.

Kegiatan Open House dan MPLS berlangsung hingga pukul 13.30 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh antusiasme. Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 di Kabupaten Tanjung Jabung Timur diharapkan menjadi tonggak penting dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas sekaligus mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.