Tingkatkan Kompetensi, DJBC Aceh Latih Pegawai Soal Pemeriksaan Ekspor

RJ News.id – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh menggelar Pelatihan Teknis Pemeriksaan Barang Curah Ekspor yang berlangsung pada 29 September hingga 2 Oktober 2025 di Meulaboh, Aceh Barat.

Kegiatan ini diikuti 30 peserta yang berasal dari berbagai satuan kerja di bawah Kanwil DJBC Aceh. Acara dibuka oleh Kepala Kanwil DJBC Aceh, Bier Budi Kismulyanto, didampingi Kabid Kepabeanan dan Cukai Kanwil Aceh, Asral Efendi, serta Kepala Bea Cukai Meulaboh, Ahmad Yudi Fevrianto.

BACA JUGA :  Anniversary ke-23 Leting Tiga Sembilan Nusantara Polda Jambi Berlangsung Penuh Keakraban

Dalam sambutannya, Bier Budi menekankan bahwa pelatihan ini penting untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam menghadapi dinamika ekspor komoditas strategis, seperti batubara, LNG, dan produk kelapa sawit beserta turunannya.

“Pelatihan ini diharapkan memperkuat kompetensi teknis pemeriksaan, sehingga pelayanan ekspor berjalan lebih efektif, akurat, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung selama empat hari, terdiri dari tiga hari pembelajaran teori dan satu hari simulasi lapangan di PT Mifa Bersaudara, perusahaan tambang batubara di Aceh Barat. Materi dibawakan oleh Widyaiswara Pusdiklat Bea dan Cukai Jakarta bersama Tim Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) Kelas II Medan.

BACA JUGA :  Hadiri Pelantikan JKSN Jambi, Al Haris Tekankan Peran Guru dan Kiai Jaga Moral Generasi Bangsa

Program ini bertujuan meningkatkan profesionalisme pegawai dalam melakukan pemeriksaan barang ekspor curah strategis. Selain aspek teknis, pelatihan juga menekankan pentingnya pelayanan yang optimal bagi pelaku usaha.

Menutup kegiatan, Kepala Bea Cukai Meulaboh, Ahmad Yudi Fevrianto, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat.

“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga dapat diterapkan langsung dalam tugas sehari-hari. Dengan kompetensi yang semakin baik, kita bisa mendukung kelancaran ekspor, penerimaan negara, dan pembangunan daerah,” kata Ahmad Yudi. (*)

BACA JUGA :  Dinas Pertanian Mukomuko Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 1447 H