Konsolidasi Hanura Jambi, Ritas Mairiyanto Bidik Tiga Kursi Legislatif per Kabupaten/Kota

RJ News.id – DPD Partai Hanura Provinsi Jambi mulai mempercepat konsolidasi internal sebagai persiapan menghadapi verifikasi partai politik dan Pemilu 2029.

Penyelesaian struktur organisasi hingga tingkat kecamatan menjadi salah satu pekerjaan yang kini dikebut dan ditargetkan rampung pada Oktober 2026.

Langkah tersebut dibahas dalam konsolidasi dan rapat teknis DPP Hanura yang digelar di Hotel BW Luxury, Jambi, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan itu dihadiri Ketua Task Force DPP Hanura Patrice Rio Capella bersama sejumlah pengurus DPP. Hadir pula Ketua DPD Hanura Provinsi Jambi Ritas Mairiyanto serta jajaran pengurus DPC Hanura dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Ketua DPD Hanura Provinsi Jambi, Ritas Mairiyanto mengatakan, kesiapan menghadapi verifikasi menjadi perhatian utama partai saat ini. Ia menyebut seluruh kepengurusan DPC di kabupaten/kota se-Provinsi Jambi telah diselesaikan.

Pekerjaan berikutnya, kata Ritas, adalah memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen sekaligus menuntaskan pembentukan Pimpinan Anak Cabang (PAC).

BACA JUGA :  Perkuat Nilai Keagamaan, Polda Jambi Gelar Binrohtal di Masjid Al Ikhlas

“Sekarang DPD maupun DPC sudah bekerja untuk memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan. Ini terus kita lakukan,” ujar Ritas.

Menurut dia, beberapa DPC sudah menyelesaikan kepengurusan PAC. Namun, masih ada sejumlah daerah yang prosesnya belum tuntas.

“Ini akan terus kita kejar. Makanya saya minta semua pengurus, baik DPD maupun DPC, untuk bekerja sama menyelesaikan ini,” katanya.

Ritas meminta seluruh pengurus tidak hanya mengejar kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan mesin partai berjalan di masing-masing wilayah. Ia menegaskan, komitmen pengurus menjadi bagian penting dalam menghadapi tahapan politik ke depan.

Ia bahkan meminta DPP mengevaluasi pengurus maupun anggota legislatif Hanura yang dinilai tidak menunjukkan komitmen terhadap partai.

“Ingat, kita di partai ini bukan untuk main-main. Saya mohon izin kepada DPP, jika ada DPC maupun anggota dewan kita yang kurang berkomitmen, mohon dilakukan pergantian,” tegasnya.

BACA JUGA :  Tinjau Korban Kebakaran di Kelurahan Cempaka Putih, Gubernur Al Haris Pastikan Bantuan Segera Disalurkan

Ritas berharap konsolidasi yang dilakukan sejak sekarang dapat memperkuat posisi Hanura pada Pemilu 2029. Untuk tingkat kabupaten/kota, ia menargetkan partainya mampu memperoleh sedikitnya tiga kursi legislatif.

Karena itu, ia meminta seluruh kepengurusan PAC dapat segera diselesaikan.

“Saya minta bulan depan PAC sudah bisa selesai semuanya,” tegasnya.

Di sisi lain, Patrice Rio Capella mengatakan kunjungan ke Jambi merupakan bagian dari agenda DPP Hanura untuk melihat langsung kesiapan struktur partai di daerah. Jambi menjadi provinsi ke-12 yang dikunjunginya dalam rangka konsolidasi menuju verifikasi faktual partai politik pada 2027.

Patrice menyebut jajaran pengurus Hanura di Jambi telah menunjukkan kesiapan untuk melanjutkan proses konsolidasi. Dalam pertemuan tersebut, sebanyak 75 orang yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara (KSB) disebut hadir.

“Kita minta semua sudah harus bekerja. Tadi ada 75 orang KSB, semua hadir. Kota sudah sepakat semua struktur kepengurusan bisa segera diselesaikan,” katanya.

BACA JUGA :  DPRD Provinsi Jambi Tegaskan Islamic Center Masih Jadi Tanggung Jawab Kontraktor hingga Januari 2026

DPP Hanura menargetkan seluruh struktur organisasi, mulai dari DPC hingga PAC, sudah dapat dirampungkan pada awal Oktober 2026.

Patrice menilai proses pembenahan organisasi Hanura di Provinsi Jambi sejauh ini berjalan dengan baik. Setelah struktur partai selesai, DPP juga memasang target politik dengan membidik satu kursi DPR RI dari Provinsi Jambi pada Pemilu 2029.

“Jika semua selesai, kita targetkan satu kursi DPR RI bisa muncul dari Provinsi Jambi,” ungkapnya.

Meski demikian, Patrice mengakui pekerjaan Hanura menuju Pemilu 2029 masih cukup panjang. Menurut dia, progres yang telah dicapai secara keseluruhan belum mencapai 50 persen.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran bergerak lebih cepat agar target penyelesaian organisasi pada Oktober dapat tercapai.

“Makanya kita ingin bekerja dengan cepat. Memang semua butuh proses. Yang jelas kita targetkan, semua selesai Oktober nanti,” tutupnya. (*)