Karnaval HUT ke-81 RI di Plalangan Jember Dongkrak Omzet UMKM hingga Rp1 Juta per Hari

JEMBER, RJNews.id – Karnaval dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur, turut mendorong peningkatan omzet pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Karnaval yang digelar selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, tersebut memberikan ruang bagi puluhan pelaku UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di sepanjang rute kegiatan.

Berdasarkan data panitia HUT ke-81 RI, omzet harian sejumlah pedagang makanan dan minuman yang sebelumnya sekitar Rp200.000 meningkat menjadi sekitar Rp1 juta selama pelaksanaan karnaval.

BACA JUGA :  Dukung KUHP Baru, Ditjenpas Jambi Siapkan SOP Pidana Kerja Sosial

Kepala Desa Plalangan Sofyan mengatakan peningkatan aktivitas ekonomi tersebut menjadi salah satu dampak yang diharapkan dari penyelenggaraan karnaval.

“Alhamdulillah, para pelaku UMKM di Desa Plalangan mendapat keberkahan tersendiri selama gelaran HUT RI ke-81. Inilah tujuan dari digelarnya karnaval, memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Kalau ditotal, kurang lebih mencapai puluhan juta,” kata Sofyan.

Menurut Sofyan, pemerintah desa memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM binaan untuk memanfaatkan momentum perayaan HUT RI dengan membuka lapak selama rangkaian kegiatan berlangsung.

BACA JUGA :  Hesti Haris Gencarkan Gerakan Jambi Bersholawat, Bentengi Generasi dari Krisis Akhlak di Era Digital

Selain UMKM binaan, Pemerintah Desa Plalangan juga memperbolehkan PKL dan pelaku UMKM berjualan di sepanjang rute karnaval, termasuk area trotoar yang dilalui peserta.

Kebijakan tersebut ditujukan agar pelaku usaha kecil dapat memperoleh manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas dan jumlah warga yang hadir selama kegiatan.

Sofyan mengatakan peningkatan pendapatan juga berasal dari sektor usaha lain, seperti warung kuliner dan jasa parkir. Namun, ia belum menyebutkan angka pasti peningkatan pendapatan dari sektor tersebut.

BACA JUGA :  Sah! Pemerintah Legalkan 45.000 Sumur Minyak Rakyat, BUMD-UMKM Resmi Jadi Pengelola

“Ini belum termasuk peningkatan pendapatan dari warung-warung kuliner, termasuk parkiran. Mungkin akan berlipat dua hingga tiga kali menurut saya. Plalangan Festival bukan sekadar atraksi, tetapi multiplier effect-nya ke rakyat. Itu yang kami harapkan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Desa Plalangan.

“HUT RI ke-81 adalah panggung budaya sekaligus ruang tumbuhnya ekonomi rakyat. Semoga tahun depan bisa lebih meriah dan lebih berdampak,” pungkas Sofyan. (Zn)