Dua Hari Pencarian, Tim SAR Berhasil Evakuasi Bocah Tenggelam di Sungai Batang Tebo

Bungo, RJNews.id  – Setelah dua hari dilakukan pencarian intensif, seorang bocah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Batang Tebo, Desa Tanah Periuk, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 09.40 WIB.

Korban diketahui bernama Azhar (10), warga Desa Tanah Periuk. Korban dilaporkan hilang pada Minggu siang (23/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB setelah kelelahan saat mandi di sungai bersama teman-temannya. Diduga, korban tidak mampu menyelamatkan diri dan tenggelam.

BACA JUGA :  Choonan Rahsatya Lolos Seleksi SMA Titian Teras dan MAN Insan Cendekia Jambi

 

 

Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Bungo, BPBD Bungo, TNI, Polri, PMI Bungo dan warga sekitar langsung melakukan operasi pencarian. Tim berangkat dari Pos SAR Bungo pukul 17.50 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.10 WIB (23/11/2025). Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi, Adah Sudarsa, menjelaskan bahwa pencarian hari kedua dilanjutkan dengan metode penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batang Tebo. “Upaya pencarian dilakukan dari titik terakhir korban terlihat, menyusuri aliran sungai dengan perahu karet selain itu pencarian dilakukan dengan metode penyelaman disekitar tempat kejadian,” ujarnya.

BACA JUGA :  Sosialisasi Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat, Bekali Masyarakat Hukum Adat Buton Selatan Soal Tahapan Sertipikasi

Kerja keras tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Pada Senin pagi sekitar pukul 09.40 WIB, korban ditemukan oleh Tim SAR sekitar 200 m dari lokasi tenggelamnya korban dengan kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Kepala Kantor SAR Jambi menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.
“Dengan ini, operasi SAR gabungan kita tutup dan Kembali ke satuan masing-masing, ”pungkasnya.

BACA JUGA :  Gelar Program ASRI di SMPN 21, Kejari Tanjab Timur Tingkatkan Sadar Hukum Lingkungan Sejak Dini Melalui Program Jaksa Mengajar

( Doni Riyadi )