DPRD Tanjab Timur Siap Tindak Lanjuti Keluhan Warga Terkait Maraknya Narkoba

RJ News.id – Maraknya peredaran narkoba di sejumlah desa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur menjadi keluhan utama masyarakat saat kegiatan reses Anggota DPRD Tanjung Jabung Timur dari Fraksi Golkar, Alam Bakri, di daerah pemilihannya.

Dalam kegiatan reses yang berlangsung di Desa Teluk Kijing, Pemusiran, Simbur Naik, Sungai Tering, dan Telaga Limo, warga menyampaikan kekhawatiran atas dugaan peredaran narkoba yang dinilai semakin meresahkan dan berpotensi mengancam generasi muda di wilayah pedesaan.

Masyarakat mengaku khawatir karena anak-anak dan kalangan pemuda dinilai rentan terpapar penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pengguna maupun terlibat dalam jaringan peredarannya.

BACA JUGA :  DPRD Tanjab Timur Minta Validasi Data PBI BPJS Dipercepat

Warga juga meminta pemerintah dan aparat penegak hukum mengambil langkah konkret untuk mencegah meluasnya peredaran narkoba yang dinilai dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menanggapi aspirasi tersebut, Alam Bakri menyatakan keprihatinannya dan menegaskan bahwa persoalan narkoba merupakan masalah serius yang harus segera ditangani.

Menurutnya, berbagai informasi yang diterimanya dari masyarakat menunjukkan bahwa dugaan aktivitas peredaran narkoba di sejumlah wilayah desa sudah menimbulkan keresahan yang cukup besar.

“Saat reses inilah kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Apa yang disampaikan warga menjadi perhatian serius karena menyangkut keamanan lingkungan dan masa depan generasi muda,” kata Alam Bakri kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

BACA JUGA :  Pemprov Jambi Pastikan Jalur Mudik Aman, Siagakan 22 Alat Berat dan Posko

Ia mengatakan, apabila peredaran narkoba tidak segera ditangani, dampaknya dapat meluas dan memengaruhi kehidupan sosial masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Karena itu, ia berkomitmen membawa persoalan tersebut ke forum pembahasan di DPRD serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mencari solusi yang tepat.

“Kami di DPRD memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan rasa aman masyarakat. Aspirasi ini akan kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait agar ada langkah nyata dalam penanganannya,” ujarnya.

Alam Bakri menambahkan, pihaknya akan mendorong sinergi antara aparat kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), pemerintah daerah, dan pemerintah desa untuk memperkuat upaya pencegahan serta penindakan terhadap peredaran narkoba.

BACA JUGA :  Walikota Maulana Minta Lurah dan RT Sosialisasi Keamanan Rumah Sebelum Mudik

Ia berharap langkah tersebut dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mencegah generasi muda terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya, hingga saat ini proses koordinasi dan pengumpulan informasi terkait persoalan tersebut masih terus dilakukan sebagai bagian dari upaya awal dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

“Harapan kita bersama, lingkungan desa tetap kondusif dan generasi muda dapat terlindungi dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (Adv)

News Feed