DPRD Provinsi Jambi Soroti Lambatnya Realisasi PI Migas, Ancaman Langsung ke KPK

RJ News.id – Pansus DPRD Provinsi Jambi mendorong percepatan realisasi Participating Interest (PI) 10 persen dari sektor minyak dan gas (migas) agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua Pansus, Abun Yani, dalam rapat lanjutan di Jambi, Kamis.

Abun mengatakan Pansus terus menggali proses percepatan bagi hasil migas, termasuk dengan memanggil jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meminta penjelasan terkait tahapan yang sudah dilakukan.

BACA JUGA :  HUT ke-80 TNI, Prajurit Korem 042/Gapu Renungkan Makna Pengabdian dan Keimanan

Menurutnya, proses dari pemerintah pusat khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah selesai. Kini percepatan tinggal bergantung pada sinkronisasi antara BUMD dan perusahaan migas yang beroperasi di Jambi.

“Kemarin hasilnya, mereka akan melakukan persiapan koordinasi open data room dengan pihak PetroChina,” ujar Abun. Kamis (25/09/2025).

Ia menegaskan bahwa Pansus akan menuntaskan seluruh rangkaian pembahasan sebelum masa kerja berakhir pada Oktober 2025.

BACA JUGA :  Viral Video Dugaan Pungli di Gerbang Tol Muaro Sebapo, Hutama Karya Beri Sanksi Oknum Petugas Tol

“Pansus akan bekerja serius sebelum masa akhir Pansus selesai Oktober 2025,” katanya.

Abun Yani menambahkan, apabila percepatan PI 10 persen tidak menemui titik terang, Pansus akan membawa persoalan tersebut melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia menilai Participating Interest bukan sekadar pembagian hasil, tetapi juga menyangkut kewajiban perusahaan migas untuk memberikan 10 persen saham kepada daerah sesuai regulasi.

BACA JUGA :  Gelar Patroli Dialogis, Ditpolairud Polda Jambi Dengarkan Keluhan Nelayan dan ABK

“Kita ingin aparat penegak hukum turun tangan dalam persoalan ini. Jangan sampai dipolitisasi,” tegasnya.

Pansus berharap percepatan PI 10 persen dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan daerah dan mendorong kesejahteraan masyarakat Jambi. (Adv)