Bupati Jember Panggil SBM dan Depo Pertamina Banyuwangi Terkait Antrean BBM Mengular

JEMBER, RJ News.id – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat terjadi di Kabupaten Jember 2026, disebabkan oleh tersendatnya distribusi melainkan dipicu hambatan teknis dalam proses pengiriman dan distribusi.

Sebagai langkah penanganan, tambahan pasokan BBM jenis Pertalite dan Pertamax sebanyak 100.000 liter atau 100 kiloliter telah disalurkan ke wilayah Jember dalam dua hari terakhir.

BACA JUGA :  Menarik Perhatian Publik, Upacara HUT RI ke 81, Pejabat Jember Berdiri di Bawah Terik Matahari, Tenda VIP Diprioritaskan untuk Veteran

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember mulai mendapat penanganan serius.

Pertamina, bersama seluruh pihak terkait, telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi keterlambatan distribusi.

Salah satu langkahnya adalah Gus Fawait langsung memanggil pihak Sales Branch Manager (SBM) dan Depo Pertamina Banyuwangi untuk mengikuti rapat koordinasi di Pendopo Kabupaten Jember, Minggu (6/9/2026) malam.

BACA JUGA :  Efisiensi Anggaran Picu Ancaman PHK PPPK di Daerah, Ribuan Guru dan Nakes Terdampak

Pemkab Jember juga meminta masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan akibat kekhawatiran yang dipicu informasi yang belum jelas di media sosial.

“Masyarakat tidak perlu panik. Ini berbeda dengan kasus krisis energi global. Situasi di Jember murni kendala pengiriman dan stoknya sangat aman. Belilah BBM sesuai kebutuhan harian saja,” imbau Gus Fawait.

BACA JUGA :  Dijadwalkan Buka Turnamen Urawa Cup VI di Stadion Swarna Bhumi, Gubernur Al Haris Siap Berlaga Lawan Tim Urawa

Pemkab Jember bersama Pertamina selanjutnya akan mengawal distribusi BBM hingga ke tingkat SPBU untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat kembali normal.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh isu yang dapat memicu panic buying karena kondisi stok BBM di Jember dipastikan masih mencukupi. (Zn)

Zain