Buka Liga Nasional Urawa VI, Gubernur Al Haris: Sepak Bola Satukan Perantau Minang

RJ News.id – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, secara resmi membuka Turnamen Liga Nasional Urawa VI 2026 di Stadion Swarna Bhumi Jambi, Sabtu (22/8/2026).

Liga Nasional Urawa VI 2026 diikuti 16 tim, terdiri dari enam tim kategori U-40 dan 10 tim U-50. Peserta datang dari sejumlah daerah, yakni DKI Jakarta, Bekasi, Kepulauan Riau, Pekanbaru, Sumatera Barat, serta Provinsi Jambi.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris mengapresiasi semangat para peserta yang tetap aktif berolahraga meski telah memasuki usia 40 hingga 50 tahun.

BACA JUGA :  Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 , Ketua DPRD Provinsi Minta Pengamanan Lebaran Maksimal

Menurutnya, sepak bola tidak hanya menjadi ajang menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan.

“Kita bangga, ciri khas orang Minang boleh merantau ke mana saja, tetapi tetap kembali ke kampung. Ini contohnya, kembali ke lapangan sepak bola,” ujar Al Haris.

Ia menilai kehadiran para peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa semangat bermain sepak bola tetap tumbuh meski usia tidak lagi muda.

BACA JUGA :  Wagub Sani Ajak Warga Tangkit Dukung Program RPJMD 2025–2029

“Di usia 40 sampai 50 tahun kita masih bisa main sepak bola. Ini bisa mempertahankan postur tubuh dengan bermain sepak bola. Ini merupakan prestasi yang luar biasa,” katanya.

Al Haris juga mengapresiasi komunitas Urawa yang mampu mempertemukan masyarakat Minangkabau yang tersebar di berbagai daerah dan profesi.

“Meski beda profesi dan merantau ke mana saja, tetapi tetap membentuk URAWA dengan sepak bola. Ini luar biasa,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Gubernur Al Haris: Tidak Boleh Ada Ruang untuk Narkoba di Jambi

Menurut Al Haris, sepak bola telah menjadi salah satu wadah yang mampu menjaga hubungan antarsesama perantau Minang. Pertandingan tidak sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ruang bertemu, bernostalgia, dan memperkuat tali silaturahmi.

Ia berharap Liga Nasional Urawa VI 2026 dapat berlangsung sukses dan menjadi agenda yang terus memperkuat persatuan masyarakat Minang, khususnya para perantau yang berada di berbagai wilayah Indonesia. (Adv)