Brimob Polda Jambi Juara I di Siginjai Championship II, Tampil Unggul di Kelas Pencak Silat

RJ News.id – Personel Satuan Brimob Polda Jambi meraih Juara I dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Dandenpom II/2 Siginjai Championship II yang digelar di GOR Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (30/4/2026).

Kejuaraan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) ke-80 ini diikuti oleh berbagai atlet pencak silat dari sejumlah daerah di Jambi. Ajang tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial di bidang pencak silat.

BACA JUGA :  Ivan Wirata Ingatkan Risiko Defisit Jika Pemprov Tidak Genjot PAD

Kompetisi memperebutkan Piala Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandepom) II/2 Jambi itu dibuka langsung oleh Letkol CPM Deka Piro Sandiar, S.I.P., M.Tr.Mil. Penyelenggara juga menghadirkan wasit dan juri berlisensi internasional guna memastikan jalannya pertandingan berlangsung profesional dan objektif.

Dalam kejuaraan tersebut, personel Satbrimob Polda Jambi menunjukkan performa yang konsisten, baik dari segi teknik, strategi, maupun ketahanan mental. Hasilnya, mereka berhasil meraih posisi juara pertama.

BACA JUGA :  Gubernur Al Haris Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Penguatan Kinerja, Kekompakan Tim, dan Integritas

Komandan Satuan Brimob Polda Jambi, Kombes Pol Faishal Aris, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi itu merupakan hasil dari latihan yang terstruktur dan disiplin yang dijalankan oleh personel.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa personel Brimob tidak hanya menjalankan tugas operasional, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga, khususnya pencak silat,” ujar Faishal.

BACA JUGA :  Logistik Cinta dan Ketulusan Hati Warga, Tercipta di TMMD 129 Bojonegoro

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel lain untuk terus mengembangkan kemampuan diri dan menjaga sportivitas.

“Ke depan, pembinaan akan terus dilakukan agar personel mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Kejuaraan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia melalui jalur olahraga prestasi. (Don)