Anggota DPRD Provinsi Jambi Minta Evaluasi Efisiensi Anggaran RSUD

RJ News.id – Kebijakan penghematan anggaran yang diterapkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi mendapat perhatian serius dari DPRD Provinsi Jambi. Efisiensi tersebut dinilai menyentuh aspek krusial pelayanan kesehatan dan berisiko mengganggu keselamatan tenaga medis maupun pasien.

Sorotan itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohd. Rendra Ramadhan Usman, saat rapat paripurna DPRD yang turut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Senin (26/1/2026).

BACA JUGA :  Kajian Independen Nilai Pinjaman Rp786,5 Miliar Disebut Dapat Percepat Pembangunan Jember hingga 2030

Rendra mengungkapkan hasil peninjauan yang dilakukannya ke RSUD Raden Mattaher. Dari kunjungan tersebut, ia menerima keluhan langsung dari tenaga kesehatan terkait keterbatasan alat pelindung diri (APD), terutama sarung tangan medis atau handscoon, akibat kebijakan efisiensi anggaran.

“Saya baru saja dari RSUD Raden Mattaher. Tenaga kesehatannya menyampaikan bahwa handscoon juga terkena efisiensi. Bahkan, ada yang mengambil darah tanpa menggunakan handscoon. Ini jelas sangat berbahaya bagi nakes dan pasien,” kata Rendra.

BACA JUGA :  Lepas Kloter Perdana Keberangkatan Haji 2026 Provinsi Jambi, Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Pelayanan Terbaik untuk Jema'ah

Menurutnya, penghematan anggaran seharusnya dilakukan dengan mempertimbangkan prioritas layanan. Ia menegaskan bahwa perlengkapan dasar medis merupakan standar wajib yang tidak boleh dikurangi karena berkaitan langsung dengan keselamatan kerja dan mutu pelayanan.

“Kalau memang dilakukan efisiensi, jangan kebutuhan yang sifatnya mendasar seperti ini yang dipangkas,” ujarnya.

Rendra juga mengingatkan bahwa dampak efisiensi anggaran dikhawatirkan tidak hanya terjadi pada ketersediaan APD. Ia menilai ada potensi berkurangnya pasokan obat-obatan dan perlengkapan medis lain yang dibutuhkan dalam pelayanan pasien.

BACA JUGA :  IAEI Jambi 2026-2031 Resmi Dilantik, Al Haris Dorong Penguatan Ekonomi Syariah di Jambi

Untuk itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Jambi mengevaluasi secara menyeluruh kebijakan efisiensi anggaran di RSUD Raden Mattaher agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal dan sesuai standar keselamatan. (adv)