Warga Temukan Jenazah Laki-Laki di Pantai Asmara Mukomuko, Identitas Masih Diselidiki

MUKOMUKO, RJ News.id – Warga menemukan sesosok jenazah laki-laki di kawasan Pantai Asmara, Dusun Baru Pelokan, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Kamis (24/9/2026).

Penemuan jenazah tersebut kemudian ditindaklanjuti aparat kepolisian bersama perangkat terkait yang mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan awal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Mukomuko bersama sejumlah anggota, didampingi Bhabinkamtibmas dan perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), mendatangi lokasi penemuan jenazah.

BACA JUGA :  TP-PKK Dorong Optimalisasi Program Sosial dan Kesehatan Keluarga di 2025

Kepala Desa Rawa Bangun, Yoyok, mengatakan lokasi penemuan secara administratif berada di wilayah Dusun Baru Pelokan. Karena itu, lokasi tersebut bukan termasuk wilayah Pantai Rawa Bangun.

Terkait identitas jenazah, Yoyok menyebut hingga kini belum dapat dipastikan. Proses identifikasi masih dilakukan dan belum ada keterangan resmi mengenai identitas maupun asal korban.

BACA JUGA :  Wagub Sani: 5 Ranperda Inisiatif DPRD Beri Manfaat Positif dan Dorong Kelancaran Penyelenggaraan Pemerintahan

“Belum diketahui identitasnya. Belum teridentifikasi. Kita tunggu saja informasi lengkapnya dari pihak yang berwenang terkait siapa jenazah ini dan asalnya dari mana,” kata Yoyok kepada awak media.

Hingga berita ini diturunkan, aparat dan tim terkait masih melakukan penanganan di lokasi. Identitas jenazah serta penyebab kematian belum diketahui dan masih menunggu hasil pemeriksaan serta keterangan resmi dari pihak berwenang.

BACA JUGA :  Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 , Ketua DPRD Provinsi Minta Pengamanan Lebaran Maksimal

Masyarakat diimbau tidak berspekulasi terkait identitas maupun penyebab kematian sebelum adanya informasi resmi dari aparat.

Perkembangan mengenai penemuan jenazah tersebut masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang. (Hd)