Wakil Ketua I DPRD, Tengku Zulkarnain Perjuangkan Infrastruktur, Pertanian dan Pendidikan di Enggano

BENGKULU , RJNews.id  – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Tengku Zulkarnain, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur, pertanian, dan pendidikan di Pulau Enggano. Hal itu disampaikannya usai menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melakukan kunjungan ke wilayah tersebut pada Senin (11/5/2026).

Menurut Tengku Zulkarnain, salah satu persoalan utama yang menjadi perhatian ialah pengembangan program cetak sawah di wilayah Kayapu seluas sekitar 200 hektare. Ia menjelaskan, sumber air baku sebenarnya telah tersedia, namun hingga kini jaringan irigasi belum dibangun sehingga lahan pertanian belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kita sudah sampaikan persoalan ini kepada Pak Gubernur agar pembangunan jaringan irigasi di Kayapu dapat menjadi prioritas. Potensi sawah di Enggano sangat besar untuk mendukung ketahanan pangan dan swasembada,” ujarnya.

BACA JUGA :  Anggota DPRD Provinsi Jambi Zulkifli Linus Ucapkan Selamat Puasa Ramadan 1447 H kepada Warga Jambi

Selain sektor pertanian, ia juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan menuju kawasan transmigrasi yang masih memerlukan perhatian serius. Bahkan, terdapat 16 jembatan yang dinilai perlu segera mendapat penanganan karena kondisinya yang memprihatinkan.

Persoalan tersebut, kata dia, telah ditinjau langsung di lapangan dan akan diusulkan agar memperoleh dukungan pembangunan dari pemerintah pusat maupun kementerian terkait.

Di bidang pendidikan, masyarakat turut menyampaikan aspirasi terkait kekurangan ruang kelas dan fasilitas tempat tinggal guru. Saat ini, sekolah di wilayah tersebut hanya memiliki tiga ruang kelas untuk menampung sekitar 124 siswa. Kondisi itu dinilai membuat proses belajar mengajar menjadi kurang optimal.

BACA JUGA :  Hadiri Tabligh Akbar BKMT, Abdullah Sani Tekankan Pentingnya Silaturahmi

Tak hanya itu, masyarakat juga meminta tambahan lima unit mess guru karena sebagian besar tenaga pengajar berasal dari luar Pulau Enggano. Tengku menilai kebutuhan tersebut sangat penting guna menunjang kenyamanan para guru agar pelayanan pendidikan di daerah terluar tetap berjalan maksimal.

Sementara itu, para petani di Enggano juga mengeluhkan serangan hama babi dan burung yang menyebabkan hasil panen padi terus menurun. Tanaman padi kerap rusak sejak masa pertumbuhan hingga menjelang panen sehingga hasil yang diperoleh petani sangat minim.

BACA JUGA :  Wagub Abdullah Sani Hadiri Wisuda Tahfiz ke-15 SIT Nurul Ilmi Jambi, Tekankan Pendidikan Agama Sejak Dini

“Keluhan masyarakat ini harus segera dicarikan solusi. Pemerintah perlu hadir memberikan bantuan teknologi maupun langkah antisipasi hama agar hasil pertanian masyarakat bisa meningkat,” tegasnya.

Tengku menambahkan, selain di Kayapu, terdapat pula lahan sawah di wilayah Malakoni yang hingga kini masih bergantung pada air hujan. Namun, kawasan Kayapu dinilai lebih siap dikembangkan karena sumber air telah tersedia dan hanya membutuhkan pembangunan jaringan irigasi.

Ia berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat segera memberikan dukungan terhadap pembangunan irigasi di Enggano, mengingat sektor pertanian menjadi salah satu prioritas nasional dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.( Adv)