Waka DPRD Jambi Minta Pertamina Atasi Antrean di SPBU dan Perketat Pengawasan Solar Subsidi

RJ News.id – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Provinsi Jambi menjadi perhatian DPRD. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani, terutama di tengah meningkatnya permintaan terhadap solar bersubsidi.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Faizal Riza mengatakan, antrean panjang yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir berkaitan dengan perubahan pola konsumsi masyarakat setelah harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan.

Sebagian pengguna yang sebelumnya mengonsumsi Dexlite, kata Faizal, kini beralih menggunakan solar bersubsidi. Perubahan tersebut turut meningkatkan permintaan terhadap solar di SPBU.

BACA JUGA :  Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Wakil Bupati Muaro Jambi Lantik 12 Pejabat Administrator

“Panjangnya antrean memang ini sebagai dampak kenaikan BBM sehingga banyak yang beralih ke solar dari sebelumnya Dexlite,” kata Faizal Riza, Minggu (21/6/2026).

Selain lonjakan permintaan, persoalan pasokan juga menjadi perhatian. Faizal menilai ketersediaan solar yang terbatas di sejumlah SPBU membuat antrean kendaraan semakin panjang.

Karena itu, ia meminta Pertamina segera mengevaluasi ketersediaan dan distribusi solar agar pasokan di SPBU dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kita meminta kepada Pertamina agar dapat menambah stok dan pasokan solar untuk SPBU,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kecelakaan Truk Batu Bara Berulang, Ketua DPRD Provinsi Jambii Desak Penegakan Perda

Faizal juga mengingatkan agar penambahan pasokan tersebut dibarengi dengan pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi. Menurutnya, solar subsidi harus diberikan kepada konsumen yang memang memenuhi ketentuan sebagai penerima subsidi.

Ia menilai pengawasan yang tidak optimal berpotensi membuat distribusi subsidi tidak tepat sasaran. Kondisi itu dapat berdampak pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan solar bersubsidi tetapi kesulitan mendapatkannya.

“Karena solar merupakan BBM subsidi harus benar-benar memperketat siapa saja yang berhak mengisi BBM subsidi sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai yang menikmati subsidi malah orang-orang kaya akibat kelemahan Pertamina dalam menentukan pelanggan subsidi yang sebenarnya peruntukan untuk masyarakat bawah yang membutuhkan,” katanya.

BACA JUGA :  Roby Kurniawan Siapkan 10 Hektare Lahan untuk Sekolah Rakyat di Bintan

Faizal berharap Pertamina segera mengambil langkah untuk menambah pasokan sekaligus memperketat pengawasan distribusi. Upaya tersebut dinilai penting agar antrean di SPBU dapat dikurangi dan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai peruntukannya.

Dengan ketersediaan pasokan yang lebih memadai dan pengawasan yang konsisten, kebutuhan energi masyarakat di Provinsi Jambi diharapkan tetap terpenuhi tanpa menimbulkan antrean berkepanjangan di SPBU. (Adv)