Wagub Sani Buka Festival Arakan Sahur 2026 di Kuala Tungkal

RJ News.id – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani secara resmi membuka Festival Arakan Sahur 2026 Kabupaten Tanjung Jabung Barat di halaman depan Rumah Dinas Bupati, Sabtu (21/2/2026) malam. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug bersama Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat.

Festival yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini merupakan agenda tahunan dalam rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan arak-arakan peserta yang melintasi sejumlah ruas jalan dan disaksikan masyarakat.

Dalam sambutannya, Abdullah Sani mengatakan Festival Arakan Sahur menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus wadah ekspresi kreativitas, khususnya generasi muda.

BACA JUGA :  DPRD Provinsi Jambi Dorong Realisasi PI 10 Persen Migas Blok Jabung di Tanjabtim

“Khususnya, ini merupakan wadah generasi muda dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi Islami yang telah diwariskan secara turun-temurun,” ujar Sani.

Ia menilai, di tengah arus modernisasi, tradisi arakan sahur menjadi pengingat pentingnya menjaga identitas budaya dan kearifan lokal. Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi media dakwah kultural yang tumbuh dari tradisi masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, para peserta festival, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” katanya.

BACA JUGA :  Taman Rimba Jambi Tambah Koleksi, Harimau Benggala dan Singa Putih Jadi Daya Tarik Baru

Sani juga mengimbau peserta dan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama rangkaian festival berlangsung.

“Jaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan. Hindari hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah Ramadhan maupun kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival tersebut. Ia menyebut, kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat.

“Kami mengapresiasi kreativitas para peserta yang semakin berkembang setiap tahunnya. Semoga inovasi generasi muda terus meningkat dalam melestarikan tradisi budaya daerah,” kata Anwar.

BACA JUGA :  Raih Most Inspiring Tourism Leader 2025, Al Haris Tegaskan Komitmen Majukan Pariwisata Berkelanjutan

Menurut dia, festival juga memberi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk kuliner khas daerah.

“Kegiatan ini menjadi pemantik ekonomi masyarakat, mulai dari pedagang kaki lima hingga industri rumahan,” ucapnya.

Anwar turut mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan selama festival berlangsung agar Kota Kuala Tungkal tetap tertib dan nyaman. (Adv)