Usai Dikukuhkan, PKB Kabupaten Blitar Perkuat Konsolidasi dan Regenerasi Kader Muda

BLITAR, RJ News.id – Pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blitar masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan di hall terbuka Kampung Coklat, Minggu (25/10/2026). Di bawah kepemimpinan Muhammad Rifa’i, kepengurusan baru langsung diarahkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mendorong regenerasi kader, serta mempersiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.

Agenda pengukuhan yang dirangkai dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) tersebut menjadi langkah awal bagi pengurus untuk menyatukan visi dan merumuskan arah perjuangan partai selama lima tahun ke depan. PKB Kabupaten Blitar menargetkan perolehan 14 kursi DPRD pada Pemilu 2029.

BACA JUGA :  Jelang Operasi Bedah Jantung Pertama di Jambi, Gubernur Al Haris Pantau Persiapan RSUD Raden Mattaher

Muhammad Rifa’i, yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Blitar, menilai penguatan struktur organisasi menjadi salah satu kunci untuk mencapai target politik tersebut. Konsolidasi akan dilakukan secara berjenjang dengan melibatkan seluruh tingkatan kepengurusan, badan otonom, dan kader partai.

Selain memperkuat struktur internal, PKB Kabupaten Blitar juga berupaya membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam politik. Kalangan milenial dan Generasi Z diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pendukung, tetapi turut berperan dalam
menyumbangkan gagasan dan mengambil bagian dalam pengembangan organisasi.

BACA JUGA :  Pengurus PPDI Batanghari Periode 2025–2030 Dilantik, Ini Pesan Ketua dan Sekjen

Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi modal penting untuk membangun partai yang lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Penguatan kaderisasi juga diarahkan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan daya saing, termasuk dalam menghadapi persaingan pemilihan anggota legislatif mendatang.

Di sisi lain, PKB Kabupaten Blitar mulai memetakan langkah untuk menghadapi Pilkada berikutnya yang diproyeksikan berlangsung pada 2031. Namun, penentuan figur yang akan diusung belum menjadi prioritas utama. Rifa’i menekankan bahwa konsolidasi organisasi dan optimalisasi kerja mesin partai perlu diselesaikan terlebih dahulu.

BACA JUGA :  Silaturahmi dengan Wawako dan Sekda Pariaman, Ariansyah: Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 Jadi Contoh Promosi Budaya di Jambi

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah perwakilan partai politik turut diundang sebagai bagian dari upaya menjaga komunikasi dan hubungan antarkekuatan politik, termasuk dengan jajaran PDI Perjuangan yang hadir dengan perwakilan pengurus secara lengkap.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, PKB Kabupaten Blitar berharap dapat membangun organisasi yang semakin solid, memperkuat regenerasi kader, serta menjaga komunikasi politik yang baik. Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk mendukung pencapaian target 14 kursi DPRD pada Pemilu 2029 sekaligus mempersiapkan partai menghadapi Pilkada mendatang.(*)