Tekan Angka Kecelakaan, Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi Laksanakan ‘Penling’

RJ News.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi melalui Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) menggelar kegiatan Penerangan Keliling (Penling) pada Kamis pagi (15/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan masyarakat.

Penling yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut menyasar pengguna jalan di sejumlah titik padat lalu lintas, yakni Simpang Jelutung dan Simpang Selamat Datang, Kota Jambi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polantas Menyapa yang rutin dilaksanakan pada jam sibuk pagi hari.

BACA JUGA :  Sentuhan Hangat di Kedungpandan: Tim Kesehatan Satgas TMMD 129 Bojonegoro Mengabdi Tanpa Batas, Menjaga Kesehatan Warga

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi AKBP Dr. Novrizal, S.Sos., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut difokuskan pada edukasi langsung kepada pengendara roda dua maupun roda empat dengan pendekatan humanis.

“Keselamatan di jalan raya bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga tentang menghargai nilai kehidupan dan etika berlalu lintas. Kami hadir untuk memastikan setiap warga dapat sampai di tujuan dengan selamat,” ujar Novrizal.

BACA JUGA :  Presisi di Setiap Sudut: Rajut Masa Depan Lewat Jalan Beton TMMD 129 Bojonegoro di Kedungpandan

Dalam kegiatan tersebut, personel Subdit Kamsel memberikan imbauan terkait tiga aspek utama keselamatan berkendara. Pertama, kewajiban penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor.

Kedua, pentingnya penggunaan sabuk keselamatan bagi pengemudi kendaraan roda empat. Ketiga, kepatuhan terhadap rambu dan marka lalu lintas, termasuk lampu lalu lintas, zebra cross, dan rambu-rambu jalan lainnya.

BACA JUGA :  Pemkab Jember Resmi Perpanjangan Kontrak 8.236 Bagi PPPK PW dan Fasilitasi Kesehatan Gratis

Melalui kegiatan penerangan keliling yang dilaksanakan secara rutin, Ditlantas Polda Jambi berharap tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas terus meningkat sehingga dapat menekan risiko kecelakaan di jalan raya. (Red)