Tari Api Kayangan Bikin Pembukaan TMMD 129 Bojonegoro Spektakuler

BOJONEGORO, – Rjnews .id – Pelaksanaan upacara pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (15/7/2026), berlangsung meriah.

Selain menandai dimulainya program pembangunan terpadu antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Polri, dan masyarakat, acara pembukaan juga dihiasi pertunjukan budaya yang memukau. Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah Tari Api Kayangan.

Tarian khas yang dibawakan tim dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro itu berhasil menghadirkan suasana semarak sejak awal upacara yang digelar dilapangan Desa Mlideg Kecamatan Kedungadem.

BACA JUGA :  Brimob Polda Jambi Juara I di Siginjai Championship II, Tampil Unggul di Kelas Pencak Silat

Gerakan para penari yang kompak dipadukan dengan iringan musik tradisional mampu memikat tamu undangan, peserta upacara, hingga masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Kehadiran Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, jajaran Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat semakin menambah kemeriahan acara.

Seorang penari, Heni, siswi kelas IX SMP Negeri 3 Kedungadem, mengaku senang dan bangga bisa mendapat kesempatan untuk tampil dalam momen penting tersebut. Bagi dia, keterlibatan dalam pembukaan TMMD menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan.

“Senang sekali bisa ikut tampil di depan Bapak Bupati, Bapak Dandim, jajaran TNI dan seluruh tamu undangan. Ini menjadi kebanggaan bagi saya, dan teman-teman karena bisa menunjukkan kreativitas melalui seni budaya daerah,” ucapnya.

BACA JUGA :  Kapolresta Jambi Pimpin Sosialisasi DIPA RKA-K/L TA 2026 dan Serahkan Rendisgar

Ia berharap pelaksanaan TMMD ke- 129 tidak hanya membawa percepatan pembangunan infrastruktur di Desa Kesongo, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kemajuan Kecamatan Kedungadem secara keseluruhan.

“Pelestarian seni budaya lokal, juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah agar tetap berakar pada nilai-nilai budaya sekaligus mampu menarik perhatian masyarakat,” tambah Heni.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro mengungkapkan, program TMMD sendiri menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

BACA JUGA :  Personel Brimob Diterjunkan Tangani Dampak Banjir di Bathin VIII

“Melalui program ini, berbagai sasaran fisik maupun nonfisik akan dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Sementara penampilan Tari Api Kayangan menjadi bukti bahwa pembangunan juga dapat berjalan berdampingan dengan pelestarian budaya lokal,” kata Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Kemeriahan pertunjukan pun mendapat apresiasi dari masyarakat yang hadir. Banyak warga mengabadikan penampilan para penari menggunakan telepon genggam sebagai bentuk antusiasme terhadap sajian budaya yang menjadi pembuka rangkaian kegiatan TMMD ke- 129 di Kabupaten Bojonegoro.

Jangan Lewatkan