Tanamkan Jiwa Nasionalisme, PKBM Bhakti Nusantara Gelar Outbound di Yonif 511

BLITAR, RJNews.id – Pendidikan bagi warga belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas. PKBM Bhakti Nusantara Blitar membawa proses pembinaan karakter ke lingkungan Batalyon Infanteri (Yonif) 511 Blitar melalui kegiatan outbound yang digelar pada 26 September 2026 lalu.

Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada warga belajar dalam membangun kedisiplinan, ketahanan mental, sikap positif, serta menumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme.

Kepala PKBM Bhakti Nusantara, Anwar, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari upaya lembaganya memberikan pembinaan yang lebih menyeluruh kepada warga belajar. Menurut dia, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga perlu memperkuat mental dan karakter.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar sekolah dalam rangka pembinaan mental dan karakter warga belajar untuk penerapan kedisiplinan, mentalitas positif, sekaligus penanaman jiwa patriotisme dan penguatan rasa nasionalisme,” ujar Anwar kepada RJ News.

BACA JUGA :  Gubernur Al Haris Ajak Masyarakat Membumikan Ekonomi Syariah

Selama mengikuti outbound, warga belajar mendapatkan sejumlah materi yang berkaitan dengan pembinaan fisik dan mental. Materi tersebut diberikan oleh pelatih dari Yonif 511 yang memiliki kompetensi di bidangnya.

Anwar menjelaskan, pembinaan karakter menjadi perhatian penting karena warga belajar PKBM Bhakti Nusantara memiliki latar belakang yang beragam. Sebagian di antaranya menghadapi persoalan sosial, keluarga yang tidak harmonis, hingga pernah terjerat penyalahgunaan narkoba.

“PKBM Bhaknus memiliki latar belakang siswa yang sangat kompleks, mulai dari masalah sosial, broken home, hingga mantan pemakai narkoba,” katanya.

Keberagaman latar belakang tersebut menjadi tantangan sekaligus alasan bagi PKBM Bhakti Nusantara untuk menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan warga belajar. Pendekatan yang digunakan tidak hanya mengejar capaian pendidikan, tetapi juga memberikan pembinaan agar mereka memiliki bekal dalam menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Safari Subuh di Masjid Magat Sari, Ini Pesan Gubernur Jambi untuk Warga

Anwar menuturkan, PKBM Bhakti Nusantara juga menjadi wadah pendidikan bagi masyarakat yang tidak memiliki kesempatan menempuh pendidikan melalui sekolah formal. Karena itu, lembaga tersebut berupaya menghadirkan proses pembelajaran yang dapat diterima dan memberikan manfaat nyata bagi warga belajar.

“Harapan utama dari sekolah ini adalah memberikan solusi bagi mereka yang memiliki berbagai persoalan hingga tidak memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan di sekolah formal. Tanggung jawab inilah yang menjadikan PKBM Bhaknus mengembangkan metode pembelajaran yang bisa diterima dan mengena bagi mereka,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pelatih dari Yonif 511, Choivin, menyambut positif kegiatan yang digelar PKBM Bhakti Nusantara tersebut. Ia menilai pembinaan fisik dan mental dapat menjadi bagian penting dalam membantu warga belajar membangun kebiasaan serta karakter yang lebih disiplin.

BACA JUGA :  Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi Dukung Maksimal Program Pusat, Dorong Perekonomian Daerah

Menurut Choivin, PKBM Bhakti Nusantara tidak hanya memberikan akses pendidikan secara gratis, tetapi juga menunjukkan perhatian terhadap pembentukan karakter warga belajarnya.

“Selain sekolah tersebut gratis, ada tanggung jawab luar biasa yang diberikan oleh sekolah untuk melakukan pembinaan, baik fisik maupun mental spiritual,” kata Choivin.

Ia berharap proses pembinaan tersebut dapat memberikan dampak positif yang terbawa ke kehidupan sehari-hari. Kedisiplinan, kata dia, dapat membantu seseorang menjalani kehidupan secara lebih teratur dan mendukung upaya mencapai cita-cita.

“Pihaknya juga berharap output yang dihasilkan dari pembinaan yang dilakukan akan berbuah manis dan bisa mewarnai kehidupan riil warga belajar. Karena hanya dengan kedisiplinan, kehidupan yang teratur akan bisa dicapai. Tentu akan berimbas untuk pencapaian cita-cita mereka,” pungkasnya. (Anw)