Tabrak Lari di Jalan Tangkit Lama, Satu Meninggal, Tiga Terluka Parah

RJ News.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Desa Tangkit Lama, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (2/10/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor dan sebuah mobil hingga menewaskan seorang ibu.

Insiden bermula saat dua sepeda motor bersenggolan. Salah satu motor yang ditumpangi satu keluarga terjatuh.

Seorang ibu yang dibonceng terlempar ke jalan, lalu terlindas mobil pribadi berwarna putih yang diduga berjenis Daihatsu Xenia.

BACA JUGA :  Japhana Gandeng Penggiat Tapak Bengkulu Bahas Isu Mangrove dalam FGD di Jenggalu

“Motor disenggol motor lain, mereka jatuh. Ibunya pas jatuh langsung kena mobil,” kata Syahril, warga yang berada di lokasi kejadian.

Korban meninggal di tempat akibat luka parah di bagian kepala. Sementara itu, dua anak korban mengalami luka, salah satunya diduga patah tulang, sedangkan suaminya menderita pendarahan di kepala.

Menurut keterangan warga, mobil yang menabrak sempat berhenti. Namun, sopirnya kemudian melarikan diri dengan meninggalkan kendaraannya di lokasi. Mobil bersama plat nomor telah diamankan warga sebagai barang bukti.

BACA JUGA :  Wisuda ke-4 IAI Muhammad Azim, Kasat Binmas Polresta Jambi Tekankan Kolaborasi Pendidikan

“Kita lihat sopirnya kabur, mobil ditinggal begitu saja,” ujar Rendi, warga yang ikut mengevakuasi korban.

Identitas korban belum diketahui secara pasti. Informasi sementara menyebutkan, keluarga tersebut berasal dari keturunan Tionghoa dan sedang dalam perjalanan dari Kota Jambi menuju Sungai Gelam.

Pengendara motor lain yang diduga menyenggol korban saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Tangkit Baru.

BACA JUGA :  Tingkatkan Iman di Bulan Suci Ramadan, Dinas PUTR Provinsi Jambi Gelar Kajian Ramadhan

Sementara jenazah korban telah dibawa keluarga, dan tiga anggota keluarganya dirujuk ke RS Siloam Jambi untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut.

Seorang saksi kunci yang merupakan mekanik bengkel di dekat lokasi enggan memberi keterangan karena masih mengalami trauma pascakejadian. (Yon)