Selain Pendidikan, PKBM Bhakti Nusantara Blitar Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Belajar

Blitar, RJ News.id – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bhakti Nusantara di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, tidak hanya menyediakan layanan pendidikan kesetaraan secara gratis bagi masyarakat yang putus sekolah, tetapi juga membekali warga belajar dengan berbagai keterampilan untuk mendorong kemandirian ekonomi.

PKBM Bhakti Nusantara menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C tanpa biaya bagi masyarakat yang belum sempat mengenyam pendidikan atau terpaksa putus sekolah karena berbagai kendala, terutama faktor ekonomi.

BACA JUGA :  Gubernur Al Haris Doakan Santri Ponpes Al-Anwar Jadi Generasi Berakhlak Mulia dan Berprestasi

Selain pendidikan formal, lembaga pendidikan nonformal tersebut juga mengembangkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan kewirausahaan, pertanian, perikanan, dan peternakan. Seluruh program tersebut dapat diikuti peserta tanpa dipungut biaya.

Kepala PKBM Bhakti Nusantara, Anwar, mengatakan, lembaga yang dipimpinnya sejak awal dirancang sebagai wadah sosial untuk memberikan kesempatan belajar kepada masyarakat yang belum memperoleh akses pendidikan.

“PKBM Bhakti Nusantara hadir sebagai ruang bagi masyarakat yang belum memiliki kesempatan mengenyam pendidikan karena berbagai faktor, baik ekonomi maupun persoalan sosial lainnya. Harapan kami, para warga belajar nantinya memiliki kualitas yang mampu bersaing dan berkontribusi di tengah masyarakat,” ujar Anwar.

BACA JUGA :  Al Haris Resmikan Panggung Terbuka SMAN 12 Merangin, Dorong Kembalikan Prestasi Nasional

Menurut Anwar, proses pembelajaran di PKBM Bhakti Nusantara tidak hanya berfokus pada penyampaian materi akademik, tetapi juga mencakup pendidikan karakter, pemberdayaan secara komprehensif melalui teori dan praktik, pelatihan keterampilan, serta pendampingan atau advokasi kepada warga belajar.

Ia menambahkan, pengembangan program tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, di antaranya Universitas Brawijaya Malang dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.

BACA JUGA :  Buka UKW ke-13 di Jambi, Gubernur Al Haris Dorong Profesionalisme Wartawan

Sementara itu, salah seorang warga belajar, Budi, mengaku keberadaan PKBM Bhakti Nusantara membantunya melanjutkan pendidikan setelah sebelumnya terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan biaya.

“Saya sempat putus sekolah karena kendala biaya. Setelah bergabung di PKBM Bhakti Nusantara, saya mendapat kesempatan untuk kembali belajar melalui program pendidikan kesetaraan sehingga bisa melanjutkan cita-cita saya,” kata Budi. (*)