Riset Akademik Wakil Ketua DPRD Jambi Bahas Roadmap Peningkatan APBD Jambi Hingga 2030

RJ News.id – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, tengah menyusun kajian akademik terkait strategi peningkatan kemandirian fiskal daerah melalui program doktoral (S3) di bidang ekonomi. Kajian tersebut menjadi bagian dari disertasi yang membahas potensi penguatan ekonomi daerah guna mendorong peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi.

Ivan menargetkan APBD Provinsi Jambi dapat mencapai Rp7 triliun pada 2030 melalui optimalisasi berbagai sektor ekonomi strategis di daerah.

Menurut Ivan, peningkatan kapasitas fiskal daerah penting dilakukan agar pemerintah memiliki ruang yang lebih luas dalam menjalankan program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA :  Bupati Jember Bakal Tindak Tegas Penimbun BBM, Stok Melimpah Hingga Idulfitri

“Perlu kajian mendalam dan langkah strategis. Melalui disertasi ini, saya ingin menyusun peta jalan agar potensi yang dimiliki Jambi dapat dikelola secara optimal untuk kepentingan masyarakat,” ujar Ivan,

Dalam kajian tersebut, Ivan mengidentifikasi sejumlah sektor yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Salah satunya adalah legalisasi pertambangan rakyat, khususnya aktivitas pertambangan emas di wilayah barat Jambi. Menurutnya, pengaturan melalui skema Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga aspek lingkungan.

BACA JUGA :  HPN 2026, Ketua DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta Tekankan Peran Strategis Pers Kawal Demokrasi

Selain itu, Ivan juga menyoroti optimalisasi sektor minyak dan gas bumi (migas) agar dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sektor lain yang menjadi perhatian adalah hilirisasi komoditas unggulan, seperti batu bara dan perkebunan kelapa sawit, yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Ivan juga menilai penguatan kelembagaan layanan publik perlu dilakukan, termasuk mendorong rumah sakit daerah yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar mampu meningkatkan kemandirian keuangan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Al Haris: Pendidikan Kunci Menyiapkan Generasi Muda Berdaya Saing Internasional

Di sisi lain, pengembangan infrastruktur dasar dan sumber daya manusia juga menjadi bagian dari kajian, termasuk penyediaan air bersih serta pembinaan atlet dari berbagai cabang olahraga agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Ivan berharap kajian akademik yang sedang disusunnya dapat menjadi referensi kebijakan pembangunan daerah dalam jangka panjang.

“Saya berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi perumusan kebijakan pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan di Provinsi Jambi,” katanya. (Adv)