RJ News.id – Kontingen Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Provinsi Jambi meraih dua medali perunggu dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026 yang berlangsung di Lapangan RSON, Jakarta Timur.
Dua medali tersebut diperoleh dari kategori triple putra dan beregu campuran.
Hasil ini menjadi capaian bagi atlet Gateball Jambi sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan persiapan menghadapi kompetisi berikutnya.
Pergatsi Jambi kini menargetkan kelolosan enam kategori pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) agar dapat berlaga di PON 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Pergatsi Jambi, Wahyudi Apdian, mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah membawa nama Provinsi Jambi dalam kejuaraan tingkat nasional tersebut.
Menurut Wahyudi, dua medali perunggu yang diraih patut disyukuri. Namun, capaian itu tidak boleh membuat para atlet cepat berpuas diri karena masih ada target yang harus diperjuangkan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pelatih, ofisial, dan seluruh atlet yang telah berjuang dengan penuh semangat untuk mengharumkan nama Provinsi Jambi di Kejurnas Gateball 2026. Dua medali perunggu ini patut kita syukuri, tetapi jangan cepat puas. Perjalanan kita masih panjang dan tantangan ke depan akan semakin besar,” ujar Wahyudi.

Wahyudi mengatakan, Kejurnas Gateball 2026 menjadi salah satu momentum untuk mengevaluasi kemampuan atlet sekaligus mematangkan persiapan menghadapi BK PON yang dijadwalkan tahun depan.
Pergatsi Jambi menargetkan enam kategori dapat lolos melalui babak kualifikasi sehingga berpeluang tampil pada PON 2028 di NTT. Untuk mencapai sasaran tersebut, diperlukan peningkatan intensitas latihan, penguatan kekompakan tim, pemeliharaan kondisi fisik, serta kesiapan mental para atlet.
“Target kita sudah jelas, yaitu mempersiapkan diri sebaik mungkin agar Provinsi Jambi dapat meloloskan enam kategori pada BK PON, sehingga kita bisa tampil di PON 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk itu, saya meminta seluruh pelatih dan atlet agar terus meningkatkan intensitas latihan, memperkuat kekompakan tim, menjaga kondisi fisik, serta mempersiapkan mental bertanding,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan menembus PON membutuhkan proses pembinaan yang berkelanjutan, kedisiplinan, pengorbanan, dan komitmen seluruh pihak yang terlibat.
“Jangan pernah menganggap medali yang kita raih hari ini sebagai garis akhir. Jadikan ini sebagai titik awal untuk melangkah lebih jauh. Kita harus berani bermimpi besar, bekerja lebih keras, dan membuktikan bahwa atlet Gateball Jambi mampu bersaing serta meraih prestasi di tingkat nasional. Target kita bukan hanya berpartisipasi, tetapi berjuang untuk lolos ke PON,” kata Wahyudi.
Kejurnas Gateball 2026 secara resmi ditutup oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pergatsi, Diana Kusumastuti, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum.
Dalam sambutan penutupan, Diana menyampaikan ucapan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi. Ia juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum memperoleh hasil sesuai harapan agar tetap bersemangat dan menjadikan kejuaraan tersebut sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan.
“Saya mengucapkan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih juara. Bagi yang belum mendapatkan juara, jangan berkecil hati dan jangan putus asa. Teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan, dan jadikan pengalaman dalam kejuaraan ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik pada kesempatan berikutnya,” pesannya.
Diana turut mengapresiasi semangat dan sportivitas para peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, antusiasme atlet tetap terlihat meskipun pertandingan berlangsung di tengah cuaca panas.

Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi atlet selama bertanding. Selain keterampilan teknik, kesiapan fisik, konsentrasi, dan ketahanan mental juga menjadi aspek penting dalam mendukung performa di lapangan.
Bagi Pergatsi Jambi, dua medali perunggu dari Kejurnas Gateball 2026 menjadi modal untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kesiapan menghadapi agenda kompetisi mendatang.
Evaluasi akan menjadi bagian penting dalam penyusunan program pembinaan, termasuk peningkatan kualitas latihan, pemantapan strategi pertandingan, penguatan mental, dan koordinasi antarpemain.
Dukungan organisasi, pelatih, ofisial, serta komitmen para atlet diharapkan dapat memperkuat persiapan menuju BK PON. Target meloloskan enam kategori ke PON 2028 pun menjadi sasaran yang perlu diupayakan melalui program latihan terukur dan persiapan yang matang.
Dua medali perunggu tersebut menjadi capaian Pergatsi Jambi pada Kejurnas Gateball 2026. Selanjutnya, tim akan menghadapi tantangan untuk meningkatkan prestasi sekaligus memperjuangkan tiket menuju PON 2028 di NTT. (Byu)











