Tanjung Jabung Timur, RJNews.id – Pencarian korban laka laut hilangnya satu orang Anak Buah Kapal (ABK) Tag Boat (TB) yang tenggelam akibat dihantam gelombang di perairan Ujung Jabung Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) – Jambi resmi dihentikan, pada Rabu (19/8/2026).
Selama tujuh hari melakukan operasi pencarian sejak terjadinya peristiwa, Unit Siaga SAR Tanjung Jabung Timur yang dibantu Personil KN 414 Basarnas Jambi, Personil Polairud Polda Jambi Mamit Nipah Panjang, Personil Polairud Polres Tanjab Timur, Personil Pos Angkatan Laut (AL) Nipah Panjang, pengurus Tag Boat serta keluarga korban dan masyarakat setempat, telah melakukan penyisiran dilokasi kejadian, namun korban atas nama Aben Alvadaper (20) warga Kelurahan Pulau Panjang, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, tidak berhasil ditemukan dan dinyatakan hilang.
Informasi sebelumnya, gelombang besar diperairan Ujung Jabung telah mengakibatkan laka laut dua kapal Tag Boat (TB) tenggelam dari tiga kapal Tag Boat yang melakukan perjalanan dari Provinsi Jambi tujuan Palembang.
Unit Siaga SAR Tanjung Jabung Timur mendapatkan laporan dari masyarakat pada Kamis, (13/8/2026), bahwa telah terjadi laka laut kapal Tag Boat tenggelam akibat dihantam gelombang.
Ironisnya, musibah laka laut tersebut terjadi dua hari berturut-turut, sehingga mengakibatkan satu orang ABK hilang dan hingga saat ini belum ditemukan.
Laka laut pertama terjadi pada hari Rabu (12/8/2026) sekira pukul 23.00 WIB, dengan data Kapal TB. Kurnia 5, GT. 5/BG, yang di nahkodai oleh Mastur dengan 2 orang Anak Buah Kapal (ABK), tanpa muatan, dari Jambi tujuan Sungai Lilin (Palembang).
Selanjutnya, peristiwa laka laut kedua terjadi pada hari Kamis (13/8/2026) sekira pukul 05.00 WIB, dengan data kapal TB. Kurnia 12 GT. 12/BG, yang dinakhodai oleh Hermansyah dengan 2 orang Anak Buah Kapal (ABK), dari Jambi tujuan Sungai Lilin (Palembang).
Sedangkan kapal yang tidak tenggelam, dengan data nama TB. Asis GT. 36/BG. Kurnia 13, yang dinakhodai oleh Junaidi, dengan 2 orang Anak Buah Kapal (ABK) tujuan yang sama dari Jambi menuju Sungai Lilin (Palembang).
Kronoligis kejadian, pada hari Senin Tanggal (10/08/2026) pukul 13.00 WIB, TB. Kurnia 5, TB. Kurnia 12 dan TB. Asis, bertolak dari Jambi tujuan Sungai Lilin (Palembang), kemudian pada hari Rabu tanggal (12/08/2026) sekira pukul 23.00 WIB, posisi 1°03’55″S-104°27’41″E Perairan Tanjung Jabung TB. Kurnia 5, Gt.9 dihantam gelombang dari samping kapal hingga menyebabkan air masuk ke kamar mesin dan seketika kapal langsung tenggelam.
Kemudian, pada hari Kamis tanggal (13/08/2026) sekira pukul 05.00 WIB, TB. Kurnia 12 dengan posisi yang sama pada kordinat 1°03’55″S-104°27’41″E, Perairan Tanjung Jabung, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjab Timur ikut tenggelam dikarenakan hantaman gelombang dari samping kapal, air langsung masuk ke bagian kamar mesin yang mengakibatkan kapal tenggelam.
Kepala Unit Siaga SAR Tanjab Timur, Nongki Irwan Yan Putra, menyampaikan hari ketujuh operasi pencarian korban laka laut kapal Tag Boat diperairan Ujung Jabung masih nihil, korban tidak berhasil ditemukan, operasi pencarian resmi ditutup dan unsur-unsur yang turut terlibat kembali kesatuan masing-masing.
Nongki juga menyampaikan, penghentian operasi pencarian korban di hari ketujuh sudah sesuai dengan aturan, berdasarkan Undang-undang nomor 29 tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan pasal 34, “jelasnya.
Setelah dihentikannya operasi pencarian korban, selanjutnya akan dilakukan pemantauan, “ujar Nongki melalui pesan WhatsApp. (Doni Riyadi)








