Menyulam Asa di Ujung Beton Kesongo: Ketika Peluh Satgas TMMD 129 Bojonegoro dan Warga Menyatu Tanpa Kenal Hari Libur

BOJONEGORO, Rjnews.id – Terik matahari di penghujung pekan tak surutkan langkah. Ketika sebagian besar orang memilih menikmati ketenangan hari Minggu bersama keluarga, suasana berbeda justru terpancar di RT.022 Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Derap langkah, gemerincing cangkul, dan gelak tawa keakraban memecah keheningan desa pada Minggu (2/8/2026).

Di sana, para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama masyarakat setempat bahu-membahu menuntaskan tahap akhir pembangunan jalan cor, pemerataan berem di bahu jalan.

Bukan sekadar meratakan gundukan tanah dan batu cadas di tepi jalan beton, setiap ketukan cangkul dan dorongan gerobak adalah simbol kemanunggalan sebuah komitmen untuk menghadirkan akses mobilitas yang kukuh, rapi, dan aman bagi warga desa.

Tahap penyempurnaan atau perataan berem merupakan kunci penting dalam pembangunan jalan rabat beton.

BACA JUGA :  Infrastruktur Maju, Ekonomi Melaju: Menengok Efek Domino TMMD 129 Bojonegoro bagi UMKM Lokal

Tanpa urugan dan penataan bahu jalan yang presisi, bahu beton berisiko tergerus air dan membahayakan pengendara.

Dansatgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa kualitas pekerjaan adalah harga mati. Bagi Satgas TMMD, pembangunan infrastruktur desa tidak boleh dilakukan setengah-setengah.

“Perataan berem ini merupakan tahap akhir penyempurnaan jalan cor. Kami ingin hasil pembangunan benar-benar berkualitas agar dapat dimanfaatkan masyarakat dengan aman dan nyaman dalam jangka panjang,” ujarnya.

Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan prajurit TNI di hari libur menuai rasa haru dan hormat dari pemerintah desa setempat.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, tak mampu menyembunyikan rasa bangga dan apresiasinya atas pengabdian tulus yang diperlihatkan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.

BACA JUGA :  Resmi Dibuka, TMMD 129 Bojonegoro Jadi Motor Pembangunan Diwilayah Pedesaan

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi Satgas TMMD yang tetap bekerja di hari Minggu demi mempercepat penyelesaian pembangunan di Desa Kesongo. Jalan ini sudah lama menjadi harapan masyarakat, dan kini manfaatnya mulai dirasakan. Semoga seluruh pekerjaan selesai tepat waktu serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Bagi warga Desa Kesongo, jalan cor ini bukan sekadar hamparan beton semen, melainkan urat nadi baru yang akan menyambung asa perekonomian mereka.

Dampak langsung pembangunan ini dirasakan nyata oleh masyarakat Dusun Kedungpandan. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang kurang memadai menjadi kendala utama warga saat mengangkut hasil panen maupun menjalankan aktivitas harian.

Kepala Dusun Kedungpandan, Ahmad Alfarizi, menceritakan bagaimana antusiasme warga RT.022 membuncah sejak proyek TMMD ini dimulai hingga memasuki tahap penyempurnaan.

“Warga RT.022 sangat antusias membantu pekerjaan Satgas TMMD. Jalan yang kini dibangun dan disempurnakan dengan berem ini akan mempermudah aktivitas masyarakat, terutama saat mengangkut hasil pertanian maupun menjalankan aktivitas sehari-hari. Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga hasil pembangunan ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tuturnya.

BACA JUGA :  Humanis, Anggota Satgas Sambangi Warga Kesongo Sosialisasikan Program TMMD 129 Bojonegoro

Melalui sinergi erat antara TNI, Pemerintah Daerah, Pemerintah dan partisipasi aktif warga, TMMD ke-129 di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro kembali membuktikan bahwa ketulusan gotong royong adalah energi terbesar bangsa.

Jalan cor beton di RT.022 Dusun Kedungpandan kini berdiri kokoh, siap menyambung keterisolasian, memperlancar rantai pasok hasil bumi, serta membukakan pintu kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat Desa Kesongo.

Pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa ketika TNI dan rakyat menyatu, tak ada hambatan yang tak bisa diatasi.