Lepas 114 Atlet Marching Berlaga di ASEAN Musik Game II 2026 di Malaysia, Ini Pesan Bupati Jember

JEMBER, RJ News.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait melepas kontingen Jember Marching Band (JMB) yang akan berlaga dalam ajang ASEAN Music Games II 2026 di Malaysia. Pelepasan berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember,

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jember, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), kepala sekolah, serta para orang tua atlet.

Kontingen Jember yang diberangkatkan terdiri atas 114 atlet, 10 pelatih, dan 26 official. Mereka akan membawa nama Kabupaten Jember dalam kompetisi marching band tingkat internasional tersebut.

BACA JUGA :  Respons Cepat, Brimob Jambi Bantu Warga Terdampak Banjir di Pematang Gajah

Perwakilan JMB, Tribasuki, mengatakan keikutsertaan dalam ASEAN Music Games II 2026 merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan potensi atlet sekaligus membawa nama Jember ke tingkat internasional.

“Ajang internasional ini merupakan ikhtiar untuk mengharumkan nama Jember dan membawanya ke kancah internasional,” ujar Tribasuki, Senin (31/8/2026).

Sementara itu, Bupati Jember Gus Fawait menyatakan dukungannya terhadap pengembangan potensi generasi muda, termasuk di bidang marching band.

BACA JUGA :  Nikmati Musik dan Fasilitas Lengkap di Sajiwa Fest 2025, dari Nail Art hingga Rooftop SA.JIWA

Dalam ajang tersebut, kontingen Jember menargetkan dapat meraih lima medali emas.

Menurutnya, potensi marching band di Kabupaten Jember perlu mendapatkan ruang yang lebih besar agar dapat berkembang dan menjadi salah satu kekuatan daerah.

Pemerintah Kabupaten Jember juga berencana memperkuat eksistensi marching band melalui pemasangan simbol-simbol marching band di sejumlah titik. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari identitas baru Jember, berdampingan dengan ikon Jember Fashion Carnaval (JFC).

BACA JUGA :  SMSI Bengkulu Audiensi ke Kejati, Dorong Kolaborasi Informasi Hukum dan Jaga Desa

“Ke depan, Pemkab Jember berencana memasang simbol-simbol marching band untuk mendampingi ikon JFC sebagai penanda kebangkitan potensi tersebut,” ujarnya.

Pelepasan kontingen ini menjadi momentum bagi para atlet untuk membawa nama Kabupaten Jember di tingkat internasional sekaligus menunjukkan potensi generasi muda di bidang seni dan olahraga marching band. (Zn)