Kang BNN Sambangi Disdik Provinsi Jambi, Bahas Pencegahan Narkoba Sejak Dini

RJ News.id – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin melakukan silaturahmi dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar MY di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Kamis (30/1/2026).

Pertemuan ini bertujuan memperkuat kerja sama pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.

Dalam pertemuan tersebut, Asep atau yang lebih di kenal dengan Kang BNN ini memaparkan sejumlah program kerja BNN Provinsi Jambi, khususnya di bidang edukasi dan pencegahan dini terhadap bahaya narkoba di kalangan pelajar. Ia berharap sinergi dengan Dinas Pendidikan dapat memperluas jangkauan sosialisasi ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

BACA JUGA :  Sekda Sudirman Sambut Purna Paskibraka Nasional: Jadi Kebanggaan, Nindya Eltsani Bawa Nama Jambi ke Tingkat Nasional

“Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat upaya pencegahan narkoba sejak dini melalui edukasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah,” ujar Asep.

M. Umar MY menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap program BNN Provinsi Jambi. Salah satu program yang akan dijalankan adalah penugasan personel BNN sebagai inspektur atau pembina upacara setiap hari Senin di sekolah-sekolah.

BACA JUGA :  Menjelang Lebaran, Pemkot Jambi Distribusikan 50 Ribu Paket Pangan untuk Warga

“Program ini diharapkan dapat memberikan edukasi langsung kepada siswa sekaligus menanamkan kesadaran akan bahaya narkoba sejak dini,” kata Umar.

Menurutnya, kehadiran BNN di sekolah diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter pelajar serta memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Kerja sama antara BNN Provinsi Jambi dan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda. (*)

BACA JUGA :  Gubernur Al Haris Ungkap 75 Kasus Karhutla di Jambi, 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar