Hari Buruh Nasional, Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra Coffee Morning Bersama Rekan-Rekan Serikat Buruh

Tanjung Jabung Timur, RJNews.id – Dalam rangka peringatan Hari Buruh Nasional atau May Day yang jatuh pada tanggal 1 Mei, Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K beserta jajarannya melakukan kegiatan Coffee Morning bersama rekan-rekan serikat buruh se-Kabupaten Tanjung Jabung Timur di warung sarapan pagi Asri, Kelurahan Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat, Jumat, 1 Mei 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kabag Log Polres Tanjab Timur Kompol Hardianto, S.E., M.H., Kabag Ops Kompol Muhammad Firdaus, S.H., Kabag Ren AKP Isnandar, S.H., Kabag SDM AKP Orivan Irnanda, M.H., para Kasat serta Perwira Staf Polres Tanjab Timur. Selain itu, hadir pula Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Efendi, Ketua Serikat Buruh Rakyat Sejahtera (SBRS) Zainal Abidin, S.Kom., Ketua Serikat Buruh Jaya Abadi (SBJA) Ferdi Hazrian, S.H., serta perwakilan KSBSI Tarom dan Syahril.

BACA JUGA :  Jalan Kewenangan Provinsi Jambi Rusak Parah, Masyarakat Minta segera Ada Perbaikan

Dalam sambutannya, Kapolres Tanjab Timur menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh perwakilan buruh yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh (May Day) yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2026 menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan para buruh. Kapolres juga menghimbau agar seluruh elemen buruh bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya kolaborasi antara Polres dan serikat buruh dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan musyawarah dan kepala dingin dalam menyelesaikan setiap permasalahan atau konflik yang terjadi. Selain itu, Kapolres juga mengingatkan agar masyarakat, khususnya yang berprofesi sebagai petani, tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan terhadap generasi muda, khususnya generasi Z dan Alpha, agar tercipta keselarasan dalam dunia kerja.

BACA JUGA :  Gelar Press Conference, Polres Tanjab Timur Ungkap Kasus Penipuan Ibadah Haji

Kapolres turut membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi para buruh untuk menyampaikan aspirasi tanpa harus menunggu momentum Hari Buruh. Ia menegaskan bahwa Polres Tanjung Jabung Timur siap memfasilitasi penyelesaian permasalahan secara adil dan mengedepankan pendekatan kekeluargaan.

Sementara itu, Ketua KSBSI Efendi menyampaikan apresiasi atas undangan yang diberikan oleh Kapolres. Ia menjelaskan bahwa serikat buruh di Kabupaten Tanjung Jabung Timur tidak melaksanakan aksi pada peringatan Hari Buruh tahun ini karena upah yang diterima telah sesuai dengan UMR. Namun demikian, pihaknya berharap adanya dukungan dari kepolisian dalam membantu penyelesaian permasalahan ketenagakerjaan, khususnya terkait pemenuhan hak buruh dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Ia juga mengapresiasi kondisi wilayah yang selama ini tetap kondusif berkat penyelesaian konflik secara kekeluargaan.

BACA JUGA :  Ribuan Orang Menanti Kepastian Gaji, Syaiful.SH Layangkan Surat Pengaduan Ke Presiden

Senada dengan itu, Ketua SBRS Zainal Abidin menyampaikan bahwa pihaknya tidak menggelar aksi May Day karena kondisi kesejahteraan buruh yang dinilai cukup baik. Ia menegaskan komitmen SBRS untuk terus berkolaborasi dengan Polres dalam menjaga kamtibmas serta mengedepankan musyawarah dalam setiap penyelesaian masalah.

Ketua SBJA Ferdi Hazrian dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan harapannya agar ke depan peringatan Hari Buruh dapat difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten melalui kegiatan positif seperti jalan santai atau perlombaan, sehingga dapat menjadi ajang kebersamaan dan hiburan bagi para buruh.

Kegiatan Coffee Morning tersebut berakhir sekira pukul 10.10 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta mencerminkan sinergitas yang baik antara Polres Tanjung Jabung Timur dengan para serikat buruh di wilayah tersebut.