Gubernur Al Haris Perkuat Penanganan Karhutla di Jambi, ASN Ikut Dikerahkan ke Lapangan

RJ News.id – Gubernur Jambi, Al Haris mengambil langkah untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.
Salah satu langkah yang disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi yakni melibatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk membantu Satgas Karhutla dalam melakukan pemadaman di lapangan.

Gubernur Al Haris melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jambi, Ariansyah, menyampaikan pembentukan Satgas ASN sebagai dukungan terhadap personel yang saat ini berjibaku menangani karhutla.

“Pak Gubernur membuat Satgas ASN untuk membantu Satgas Karhutla di lapangan sebagai upaya memadamkan api,” ujar Ariansyah, Kamis (8/10/2026).

BACA JUGA :  Antisipasi Konflik Batas Daerah, Komisi I DPRD Provisi Jambi Konsultasi Kearsipan ke ANRI

Nantinya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi akan menerbitkan surat keputusan (SK) bagi anggota Korpri yang masuk dalam kelompok usia 25 hingga 40 tahun untuk terlibat dalam penanganan karhutla.

“Setelah menerima SK, nanti mereka tidak masuk kantor, tetapi membantu para Satgas Karhutla di lapangan,” jelasnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk menambah kekuatan personel di lapangan, terutama dalam menghadapi kebakaran yang masih terjadi di sejumlah kawasan di Provinsi Jambi.
Selain memperkuat penanganan di lapangan, Pemprov Jambi juga menyiapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kondisi udara akibat asap karhutla.

BACA JUGA :  Gubernur Al Haris Minta Kolaborasi Pemprov dengan Insan Pers Ditingkatkan dalam Membangun Jambi

Pemprov Jambi membuka posko kesehatan di halaman Gedung Bank Jambi serta cabang Bank Jambi di kawasan Pasar Jambi. Posko tersebut akan menyediakan layanan kesehatan, termasuk pembagian masker dan bantuan oksigen bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Pemprov Jambi membuka posko kesehatan untuk masyarakat di halaman Gedung Bank Jambi dan cabang Bank Jambi di Pasar Jambi. Nanti akan ada bantuan kesehatan berupa masker dan oksigen untuk masyarakat,” kata Ariansyah.

BACA JUGA :  Polda Jambi Gelar Wisuda Purna Bakti, Dua Pejabat Utama Serahkan Jabatan

Penyediaan posko kesehatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berpotensi mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kualitas udara di Provinsi Jambi saat ini berada pada level yang mengkhawatirkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, indeks kualitas udara tercatat mencapai 392.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama kelompok rentan terhadap paparan asap. (Adv)