Gubernur Al Haris Ajak Masyarakat Membumikan Ekonomi Syariah

RJ News.id – Gubernur Jambi Al Haris mengajak masyarakat membumikan ekonomi syariah guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan berbasis nilai keadilan.

Hal tersebut disampaikan saat pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 di Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/4/2026).

Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut dia, ekonomi syariah tidak lagi sekadar alternatif, tetapi telah menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Prinsip keadilan, kerja sama, dan amanah dinilai mampu menciptakan stabilitas ekonomi serta memperluas akses keuangan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

BACA JUGA :  Gubernur Ansar Lepas BTN Kepri Moonrun 2025, Hadirkan Dua Kategori Lomba

“Penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan masyarakat, terutama bagi UMKM,” ujar Al Haris.

Ia menambahkan, sektor UMKM memiliki kontribusi besar dalam mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi di tengah dinamika global. Selain itu, pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dinilai berpotensi menjadi penggerak ekonomi daerah.

“Bank syariah kini menjadi kebutuhan masyarakat, misalnya dalam layanan keuangan terkait ibadah haji,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Jambi atas penyelenggaraan SIGINJAI Fest 2026. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah.

BACA JUGA :  Program 'Patroli Udara Siginjai', Ditlantas Polda Jambi Sosialisasikan Keselamatan Berkendara

“Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi syariah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada 2025 mencapai 4,93 persen, meningkat dibandingkan 2024 sebesar 4,50 persen. Al Haris menilai capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi ekonomi syariah yang terus berkembang.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dengan membeli produk lokal.

“Kita berharap semua sektor, termasuk UMKM, dapat tampil dan memanfaatkan momentum ini untuk memasarkan produknya,” kata dia.

BACA JUGA :  1.146 PPPK dan 42 CPNS Resmi Dilantik di Bintan, Roby: Ini Titik Awal Pengabdian

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman, mengatakan SIGINJAI Fest 2026 bertujuan mengangkat potensi UMKM dan lembaga ekonomi syariah di Jambi.

“Melalui berbagai kegiatan, diharapkan literasi ekonomi syariah semakin mudah dipahami masyarakat,” ujar Tedy.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menuju sejumlah agenda nasional, seperti Festival Ekonomi Syariah Sumatera (FESyar) dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

“SIGINJAI Fest menjadi salah satu upaya kami memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, hingga komunitas,” ucapnya. (Adv)