Dinas PUTR Jambi Targetkan Perbaikan Jalan Ranah Pemetik Dimulai April 2026

RJ News.id– Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) menargetkan perbaikan jalan di Desa Ranah Pemetik, Kabupaten Kerinci, mulai dilaksanakan pada April 2026. Perbaikan ini menjadi bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur daerah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala UPTD Workshop dan Peralatan Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muhammad Naufal Afandi, mengatakan pihaknya saat ini tengah menyelesaikan tahap persiapan sebelum pekerjaan fisik dimulai.

BACA JUGA :  Dukung KUHP Baru, Ditjenpas Jambi Siapkan SOP Pidana Kerja Sosial

“Kami saat ini dalam tahap persiapan akhir, termasuk mobilisasi alat berat dan penyiapan material untuk mendukung pelaksanaan di lapangan,” ujar Naufal, Senin (30/3/2026).

Menurut dia, tim teknis telah menyelesaikan survei lokasi guna mengidentifikasi titik-titik kerusakan jalan yang akan diperbaiki. Dinas PUTR juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk memastikan kelancaran pekerjaan.

Perbaikan jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat yang selama ini terkendala akibat kondisi jalan rusak.

BACA JUGA :  Peringati Isra Mi’raj, Syahroni Ali : Perkuat Nilai-nilai Spiritual dan Moral untuk Meningkatkan Keimanan

“Dengan kondisi jalan yang lebih baik, biaya distribusi dapat ditekan dan aktivitas ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan lancar,” katanya.

Adapun tahapan pengerjaan direncanakan dimulai pada awal April 2026, diawali dengan finalisasi administrasi dan Kerangka Acuan Kerja (KAK), dilanjutkan pengecekan armada, mobilisasi alat berat, hingga penggelaran material dan perataan jalan pada akhir April.

BACA JUGA :  Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Dorong Penguatan SDM Berbasis Keagamaan

Naufal berharap masyarakat dapat mendukung proses pelaksanaan pekerjaan agar berjalan sesuai rencana.

“Kami mengharapkan dukungan masyarakat agar pelaksanaan di lapangan berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jambi menilai perbaikan infrastruktur ini penting untuk meningkatkan konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian. (*)