BONDOWOSO, RJNews.id – Rombongan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan menyambangi Puskesmas Kutakulon di Kabupaten Bondowoso pada Rabu, 28 Oktober.
Kunjungan lapangan ini berfokus menjalankan fungsi pengawasan terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional serta memastikan program promotif dan preventif di fasilitas kesehatan tingkat pertama berjalan sesuai aturan.
Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Dr. dr. Sunarto, M.Kes., hadir bersama jajaran dan diterima langsung oleh Kepala Puskesmas Kutakulon, drg. Ahmad Mansur.
Dalam kegiatan itu, rombongan memeriksa loket pendaftaran, ruang pemeriksaan medis, layanan rawat jalan, hingga apotek puskesmas.
Petugas juga memperlihatkan pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis dan Program Rujuk Balik kepada rombongan pengawas.
“Puskesmas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan upaya promotif dan preventif berjalan optimal di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), termasuk pelayanan bagi peserta Program Rujuk Balik (PRB). Hal ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan agar peserta JKN dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkesinambungan,” ungkap Sunarto.
Sunarto memaparkan bahwa penguatan pencegahan penyakit menjadi strategi utama untuk menaikkan derajat kesehatan warga.
Kesadaran masyarakat dalam menerapkan gaya hidup sehat dan mengendalikan penyakit kronis sejak awal akan menjaga kualitas hidup peserta sekaligus memperkuat pembiayaan program JKN.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan masyarakat. Upaya promotif dan preventif ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan, sehingga manfaat Program JKN dapat terus dirasakan oleh seluruh masyarakat. Hal ini sejalan dengan prinsip gotong royong yang menjadi landasan penyelenggaraan Program JKN, yaitu peserta yang sehat membantu peserta yang sakit dan peserta yang mampu membantu peserta yang kurang mampu,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kutakulon, drg. Ahmad Mansur, mengapresiasi kedatangan jajaran pengawas BPJS Kesehatan.
Mansur menganggap pengawasan langsung ini membuka ruang koordinasi yang lebih erat dan memicu semangat jajaran tenaga kesehatan di puskesmas.
“Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Dukungan serta perhatian dari BPJS Kesehatan semakin memotivasi seluruh tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya peserta JKN,” tutur Mansur.
Mansur menjelaskan bahwa puskesmas terus menggalakkan program pencegahan penyakit melalui penyuluhan kesehatan berkala, pengawasan kesehatan warga, pemeriksaan dini, dan pengelolaan khusus bagi pasien penyakit kronis.
“Melalui berbagai program tersebut, kami berharap faktor risiko penyakit dapat dideteksi sejak dini sehingga risiko komplikasi dapat ditekan. Dengan begitu, masyarakat dapat menjaga kondisi kesehatannya agar tetap sehat dan produktif,” pungkas Mansur. (*)













