Curah Hujan Tinggi, Puluhan Rumah Warga Kecamatan Pondok Suguh Terendam Banjir

MUKOMUKO, RJ News.id – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Mukomuko sejak Minggu (5/4/2026) sore hingga dini hari menyebabkan banjir di Kecamatan Pondok Suguh. Sedikitnya 26 rumah warga di dua desa terdampak akibat luapan Sungai Teramang.

Banjir terparah terjadi di Desa Tunggang dan Desa Mulya Tirta yang berada di bantaran sungai. Air meluap setelah curah hujan tinggi terjadi selama beberapa jam tanpa henti.

BACA JUGA :  Wajib Belajar 13 Tahun, Pemkab Batanghari Fokus Persiapkan Generasi Emas 2045

Berdasarkan data lapangan, sebanyak 18 rumah di Desa Tunggang terendam dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Sementara itu, di Desa Mulya Tirta, sedikitnya 8 rumah juga terdampak dengan kondisi genangan serupa.

“Sebenarnya hujan mulai turun sejak pukul 15.00 WIB dan berlangsung hingga malam. Tidak lama kemudian Sungai Teramang meluap dan air masuk ke permukiman warga,” ujar seorang warga Desa Tunggang yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA :  Wagub Sani: Pemprov Jambi Dukung Penataan KCBN Muaro Jambi Jadi Warisan Dunia UNESCO

Kenaikan debit air yang terjadi secara cepat membuat warga panik. Sejumlah warga memilih melakukan evakuasi mandiri dengan memindahkan anggota keluarga dan barang berharga ke tempat yang lebih aman.

Namun, sebagian warga lainnya masih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah penanganan untuk mencegah banjir berulang.

BACA JUGA :  Rampungkan Audit, Inspektorat Mukomuko Segera Serahkan Berkas Dugaan Penyimpangan Aset Desa ke Bupati

Masyarakat menilai perbaikan sistem drainase serta normalisasi Sungai Teramang perlu dilakukan guna mengurangi risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi. (Hd)