Cuaca Ekstrem Picu Lonjakan Harga Cabai di Tanjab Timur

RJ News.id – Harga cabai merah keriting di Pasar Tradisional Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir akibat cuaca ekstrem dan keterlambatan pasokan dari daerah pemasok.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu (6/12/2025), harga cabai merah keriting kini berada di kisaran Rp70.000 per kilogram. Sebelumnya, pada Kamis (4/12/2025), harga sempat menembus Rp100.000 per kilogram.

BACA JUGA :  100 Anak Yatim dan Dhuafa di Jambi Diajak Belanja Lebaran, Ini Kata Wali Kota Maulana

Salah seorang pengurus pasar, Dedi, membenarkan bahwa kenaikan harga dipicu oleh terganggunya distribusi akibat kondisi cuaca.

“Sekarang harga cabai di kisaran Rp70 ribu per kilo. Dua hari lalu sempat mencapai Rp100 ribu per kilo karena pasokan terlambat masuk. Untuk komoditas lain masih relatif stabil,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan, pasokan cabai sebagian besar berasal dari luar daerah, sehingga ketika cuaca buruk melanda jalur distribusi, pasokan langsung berkurang dan berdampak pada kenaikan harga di tingkat pedagang.

BACA JUGA :  Sinergi Pusat-Daerah: Gubernur Al Haris Bawa Kepala Daerah se-Jambi Temui Menteri PKP, Usulkan Bedah Rumah hingga Penataan Kawasan Kumuh

Para pedagang dan pembeli berharap kondisi cuaca segera membaik agar distribusi kembali lancar dan harga cabai normal. Kenaikan harga ini diperkirakan bersifat sementara hingga pasokan kembali stabil. (*)