Bupati Muaro Jambi Hadiri Penutupan Rakernas XVII Apkasi 2026

RJ News.id – Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Tahun 2026 yang digelar di Grand Lotus Ballroom, Hotel Aston Batam, Jalan Sriwijaya No. 1, Kampung Pelita, Nagoya, Batam, Selasa (20/1/2026).

Rakernas Apkasi tersebut menjadi forum strategis bagi para kepala daerah kabupaten dari seluruh Indonesia untuk membahas berbagai isu pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan tata kelola pemerintahan di tingkat kabupaten.

BACA JUGA :  Prajurit Kodim 0419/Tanjab Antusias Saksikan Upacara HUT ke-80 TNI Secara Virtual

Dalam kesempatan itu, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menyampaikan harapannya agar hasil Rakernas dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) serta memperkuat pembangunan daerah.

“Kami berharap hasil Rakernas ini dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pembangunan daerah yang lebih efektif,” ujar Bambang.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan sistem manajemen talenta ASN di tingkat kabupaten melalui harmonisasi kebijakan kepegawaian, penataan formasi, serta digitalisasi layanan kepegawaian.

BACA JUGA :  Bupati Muaro Jambi Laporkan Perkembangan KDKMP dan MBG ke Wamendagri

Hal tersebut sejalan dengan arahan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. H. Zudan Arif Fakrulloh, yang menekankan pentingnya penguatan sistem manajemen talenta ASN di daerah guna meningkatkan profesionalitas dan kinerja aparatur pemerintahan.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, yang hadir sebagai narasumber dalam Rakernas Apkasi, menyoroti pentingnya peran pemerintah kabupaten dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana desa.

BACA JUGA :  Kadis PUPR Provinsi : Jadikan HUT ke-69 Momentum Evaluasi dan Akselerasi Pembangunan

Menurutnya, dana desa harus dikelola secara efektif untuk mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem serta percepatan pembangunan kawasan perdesaan dan daerah tertinggal.

“Kabupaten memiliki peran penting dalam memastikan dana desa dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Yandri.

Bambang Bayu Suseno berharap, hasil Rakernas XVII Apkasi dapat menjadi momentum bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat. (Adv)