RJ News.id – Kota Jambi memasuki era kepemimpinan baru setelah Maulana resmi dilantik sebagai Wali Kota Jambi untuk periode 2025–2030.
Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada 20 Februari 2025.
Maulana yang berpasangan dengan Diza Hazra Aljosha sukses meraih kemenangan telak dalam Pilkada 2024.
Pasangan ini memperoleh dukungan sebesar 73,26 persen atau setara dengan 192.623 suara, mencerminkan kepercayaan besar masyarakat terhadap gaya kepemimpinan yang dinilai humanis dan berorientasi masa depan.
Dari Dunia Medis ke Panggung Pemerintahan
Lahir pada 14 Februari 1976, Maulana dikenal sebagai sosok dengan latar belakang kuat di bidang kesehatan.
Ia memulai karier sebagai dokter Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang membentuk pemahamannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat serta dinamika birokrasi pemerintahan.
Tak berhenti di situ, kontribusinya juga terlihat melalui pendirian sejumlah fasilitas kesehatan, seperti RSIA Annisa Jambi dan Klinik Hamdy Maulana Medika.
Dedikasinya di bidang sosial juga merambah dunia pendidikan dengan mendirikan Institut Agama Islam Muhammad Azim serta jaringan rumah tahfiz yang telah berkembang di berbagai wilayah.
Karier Politik yang Terbangun Bertahap
Perjalanan politik Maulana bukanlah sesuatu yang instan. Ia memulai langkahnya pada 2013 sebagai calon Wakil Wali Kota.
Pengalaman semakin matang saat menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi periode 2018–2023 mendampingi Syarif Fasha.
Selama masa tersebut, Maulana dikenal sebagai sosok eksekutor kebijakan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepercayaan publik dan partai pun terus menguat, terbukti dengan kembali terpilihnya ia sebagai Ketua DPD PAN Kota Jambi untuk periode 2025–2030.
Perpaduan Akademisi, Praktisi, dan Filantropis
Di luar aktivitas politik, Maulana juga dikenal sebagai akademisi.
Ia meraih gelar doktor di bidang Manajemen Pendidikan dari Universitas Pakuan pada 2018, melengkapi pendidikan kedokteran dari Universitas Brawijaya serta magister kesehatan dari Universitas Indonesia.
Dengan latar belakang tersebut, Maulana membawa kombinasi pengalaman yang lengkap mulai dari birokrasi, dunia usaha, hingga pendidikan dan sosial.
Bersama Diza Aljosha, ia mengusung visi menjadikan Kota Jambi sebagai kota yang modern, sehat, dan religius dalam lima tahun ke depan.(Adv)







