Berenang di Pantai Air Langkap, Seorang Pelajar di Kaur Hilang Terseret Ombak

KAUR,RJ News.id – Seorang pelajar asal Desa Rigangan, Kecamatan Kelam Tengah (Padang Guci), Kabupaten Kaur, dilaporkan hanyut setelah terseret ombak saat berenang di kawasan wisata Pantai Air Langkap, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, korban yang diketahui masih berstatus pelajar tersebut belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan bersama warga setempat. Identitas lengkap korban juga belum dapat dipastikan karena rekan-rekannya yang selamat masih dalam kondisi trauma dan cemas pascakejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban bersama sejumlah temannya berkunjung ke Pantai Air Langkap untuk berenang. Saat mereka sedang mandi dan bermain air di kawasan pantai, tiba-tiba datang gelombang besar yang menyeret mereka ke arah laut.

BACA JUGA :  Business Matching Forum 2026, Pemprov Jambi Perkuat Akses Pasar UMKM

Beberapa pelajar sempat terseret arus, namun berhasil menyelamatkan diri. Sementara itu, korban terbawa arus lebih jauh hingga terpisah dari rombongan dan diduga tenggelam.

Rekan-rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan dengan menarik korban ke tepian pantai. Namun, kuatnya arus dan tingginya gelombang membuat upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil.

Salah seorang saksi mata di lokasi mengatakan sebelum kejadian dirinya melihat sejumlah remaja sedang berenang di kawasan pantai.

BACA JUGA :  Gateball Jambi Cup 2026, Wamen PU Nilai Jambi Siap Jadi Contoh Nasional

“Mereka sempat terlihat bermain dan berenang di laut. Saat ombak besar datang, beberapa orang ikut terseret arus. Sebagian berhasil menyelamatkan diri, tetapi satu orang terbawa lebih jauh ke tengah laut dan kemudian tidak terlihat lagi,” ujar saksi.

Sebelum petugas tiba di lokasi, warga sekitar berupaya melakukan pencarian secara mandiri dengan peralatan seadanya. Warga juga segera menghubungi pihak Kepolisian Sektor Kaur Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta keluarga korban.

BACA JUGA :  Gubernur Al Haris Tunjukkan Empati untuk Korban Banjir Sarolangun dan Merangin

Saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat. Aparat dan pemerintah setempat juga mengimbau masyarakat serta pengunjung pantai agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas berenang untuk sementara waktu.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat kondisi gelombang dan arus laut di kawasan Pantai Air Langkap sedang cukup tinggi dan berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung. (Jhr)