Ivan Wirata Tegaskan MBG Tak Akan Dihentikan, Pengawasan Diminta Diperketat

RJ News.id – DPRD Provinsi Jambi menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap perlu dilanjutkan meski muncul persoalan terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Pengawasan terhadap program tersebut dinilai perlu diperkuat agar manfaatnya tetap dirasakan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata saat menerima ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jambi di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Jumat (9/6/2026).

Massa datang menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto tersebut. Di hadapan peserta aksi, Ivan mengatakan MBG memiliki manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi.

BACA JUGA :  Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

Menurut Ivan, persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG tidak semestinya menjadi alasan untuk menghentikan program. Ia menilai evaluasi dan pengawasan perlu diarahkan kepada pihak yang diduga melakukan penyimpangan.

“Makan Bergizi Gratis itu bermanfaat. Karena ada kejadian yang tidak transparan, akuntabel, dan pelaku yang korupsi. Masyarakat Jambi merasa MBG ini akan dihapus,” tegas Ivan Wirata.

BACA JUGA :  Ivan Wirata Apresiasi Langkah Menkeu Bahas Dana Tertahan untuk Jambi

Politisi Partai Golkar itu mengatakan DPRD Provinsi Jambi mendukung langkah pemerintah untuk mempertahankan program MBG dengan memperkuat mekanisme pengawasan. Pengawasan tersebut diperlukan untuk mencegah dugaan praktik korupsi, mark-up pengadaan, maupun bentuk penyimpangan lainnya yang berpotensi memengaruhi kualitas layanan.

Selain aspek pemenuhan gizi, Ivan melihat MBG memiliki potensi memberikan dampak terhadap perekonomian daerah. Pemanfaatan bahan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan program dinilai dapat membuka pasar bagi hasil produksi masyarakat, termasuk petani dan pelaku usaha di tingkat desa.

BACA JUGA :  Bupati Dillah Sambut Investor Jerman, Dorong Hilirisasi Kelapa Dalam di Tanjab Timur

“Dengan adanya MBG ini, daya beli masyarakat terhadap produksi lokal akan terbeli. Ini akan menggerakkan ekonomi di seluruh desa di Provinsi Jambi,” katanya.

Ivan juga menegaskan bahwa DPRD Provinsi Jambi tidak memiliki agenda untuk membatalkan program MBG. Menurutnya, keberlanjutan program harus dibarengi dengan tata kelola dan pengawasan yang lebih baik agar tujuan program dapat tercapai.

“Gak ada DPRD membatalkan program Makan Bergizi Gratis, tetap dilanjutkan,” pungkasnya. (Adv)