Bangun Fisik dan Jiwa: TMMD 129 Bojonegoro ‘Nyalakan’ Jendela Dunia Lewat Literasi

BOJONEGORO, Rjnews.id – Pembangunan sebuah desa tak melulu soal megahnya cor beton atau kokohnya dinding jalan. Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, semangat membangun itu juga menyasar ruang pikir dan masa depan warganya melalui lembaran-lembaran buku.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026, Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro bergandengan tangan dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, serta Dinas Perpustakaan Kabupaten Bojonegoro menggelar bimbingan literasi dan Layanan Terpadu Perpustakaan Desa (LTPD), Selasa (4/8/2026).

Bertempat di Balai Desa Kesongo sejak pukul 09.00 WIB, suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme.

Sekitar 40 peserta hadir memadati ruangan, mulai dari kader PKK, perangkat desa, mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro), Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri), hingga warga setempat.

Kepala Bidang Pelayanan Perpustakaan dan Informasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Ida Tri Wulandari, S.H., M.E., menegaskan bahwa budaya membaca adalah benteng awal dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

BACA JUGA :  Misi Kemanusiaan Polri, Brimob Jambi Bangun Jembatan Darurat di Agam

“Hari ini kami menghadirkan Layanan Terpadu Perpustakaan Desa (LTPD), program Pinjam Antar (PINTAR), serta bimbingan literasi. Tujuan kami adalah mendorong masyarakat agar semakin memanfaatkan perpustakaan desa sebagai pusat pengembangan literasi keluarga maupun masyarakat,” ungkap Ida.

Ia menambahkan, perpustakaan desa di era sekarang tak lagi sekadar tempat menyimpan buku yang berdebu, melainkan ruang inklusif untuk beraktivitas, berkreasi, dan memberdayakan ekonomi warga.

Melalui program PINTAR, Dinas Perpustakaan Provinsi Jatim menyalurkan sekitar 150 buku yang akan diperbarui secara berkala setiap enam bulan sekali, didukung pula oleh layanan mobil perpustakaan keliling dari Pemkab Bojonegoro.

Komandan SST-1 SSKK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, menekankan bahwa sasaran TMMD mencakup dua aspek penting yang saling melengkapi: fisik dan nonfisik.

BACA JUGA :  Ciptakan Rasa Aman, Ditpolairud Polda Jambi Gelar Patroli Skala Besar di Perairan Sungai Batanghari

“TMMD bukan hanya membangun sarana fisik, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program nonfisik, termasuk penguatan budaya literasi ini,” tegas Ady.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Desa Kesongo, Sumari, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi lintas sektor ini.

Kehadiran program literasi dipandang memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi kemajuan warga Desa Kesongo.

Manfaat dan kehangatan acara ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Rowin, seorang kader PKK Desa Kesongo, membagikan pengalamannya dalam menanamkan minat baca pada buah hatinya sejak dini.

“Anak-anak sekarang tidak hanya bisa belajar dari buku, tetapi juga dari cerita-cerita edukatif seperti kisah para nabi yang dapat diakses melalui media digital. Yang terpenting adalah menumbuhkan kebiasaan belajar dan menambah pengetahuan mereka sejak dini,” tutur Rowin dengan tersenyum.

BACA JUGA :  Camat Kedungadem Ungkap Manfaat Besar TMMD 129 Bojonegoro di Desa Kesongo*

Sementara itu, Devi, warga lainnya yang gemar membaca, menyambut baik kehadiran ratusan buku baru di desanya. Bagi Devi, membaca adalah cara terbaik memperluas cakrawala tanpa harus bepergian jauh.

“Novel menjadi hiburan sekaligus menambah wawasan. Sementara buku pengetahuan umum membantu saya memahami dunia luar, mendukung pendidikan, dan memperluas pengalaman dalam kehidupan sehari-hari,” kata Devi.

Melalui kolaborasi manis antara TNI, Polri, pemerintah daerah, akademisi, dan warga desa ini, TMMD ke-129 ini membuktikan bahwa kemajuan sejati sebuah desa dibangun dari dua sisi yakni infrastruktur yang memudahkan langkah kaki, dan literasi yang memerdekakan pikiran.

Di Balai Desa Kesongo hari itu, benih Generasi Emas 2045 resmi disemaikan bersama.