RJ News.id – Platform streaming CINE.ID resmi memperkenalkan proyek original perdananya berupa micro drama berjudul “Dukun Tampan Penjaga Hati” dalam acara gala premiere di Jakarta, Rabu (30/4/2026) lalu.
Peluncuran ini menjadi langkah awal LUGU Group dalam mengembangkan ekosistem hiburan digital di Indonesia.
CINE.ID merupakan platform streaming yang berada di bawah naungan LUGU Software. Melalui proyek ini, perusahaan mulai merambah industri kreatif dengan menghadirkan konten berbasis digital.
Chairman LUGU Group, Hendri Lukito, mengatakan pengembangan platform tersebut merupakan bagian dari strategi ekspansi perusahaan.
“Pembangunan platform digital ini menjadi salah satu langkah nyata kami dalam mengembangkan ekosistem LUGU Group ke sektor produksi dan hiburan,” ujar Hendri dikutip pada laman Seputarmusikindo.
Micro drama “Dukun Tampan Penjaga Hati” terdiri dari 60 episode dan mengusung format vertikal yang menyesuaikan pola konsumsi konten masyarakat saat ini yang cenderung cepat dan praktis.
Serial ini ditulis oleh Stephani Laurensia dan disutradarai Natanel Suhandy. Ceritanya mengangkat tokoh Kirana, seorang perempuan karier yang menghadapi konflik rumah tangga setelah mengetahui suaminya menggunakan ilmu hitam untuk memanipulasi kehidupannya.
Dalam alur cerita, Kirana kemudian bertemu dengan Joko, seorang dukun yang membantunya menghadapi persoalan tersebut.
Karakter Kirana diperankan Hyku Bella, sementara Joko diperankan Michael Bastian. Serial ini memadukan unsur drama keluarga dengan sentuhan budaya lokal.
Hendri menambahkan, konsep micro drama dipilih karena dinilai masih memiliki ruang pengembangan di industri hiburan digital Indonesia.
“Masih sedikit konten yang mengangkat keseharian dan keberagaman budaya Indonesia dalam format micro drama,” katanya.
Serial “Dukun Tampan Penjaga Hati” dijadwalkan tayang melalui aplikasi CINE.ID dan kanal YouTube resmi platform tersebut.
Ke depan, CINE.ID menargetkan menjadi platform yang menyediakan beragam konten, mulai dari film, serial, video pendek, hingga konten anak, dengan fokus pada karya orisinal dan relevan bagi audiens Indonesia. (*)


