Dispendikbud Kaur Terima Kunjungan Tim UNIB, Bahas Penelitian Budaya Berbasis Augmented Reality

KAUR, BITNews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Kaur menerima kunjungan tim dosen dan mahasiswa Universitas Bengkulu yang tergabung dalam program LENSA Bencoolen, Rabu (22/4/2026).

Kunjungan tersebut diterima oleh Sekretaris Dispendikbud Kaur, Miri Yuniarti, mewakili Kepala Dinas Lisarmawan, di ruang Sekretaris Dispendikbud Kaur, didampingi Kepala Bidang Kebudayaan.

Kedatangan tim UNIB bertujuan melakukan pengkajian dan pengenalan kebudayaan Kabupaten Kaur, sekaligus menggali potensi lokal serta menginventarisasi data cagar budaya di daerah tersebut.

BACA JUGA :  Harga LPG 3 Kg di Mukomuko Tembus Rp45 Ribu, Disperindag Diminta Tingkatkan Pengawasan

Ketua tim, Yusnia, mengatakan penelitian ini berfokus pada pengembangan media pembelajaran berbasis augmented reality yang mengangkat kearifan lokal Bengkulu, guna memperkuat literasi budaya dan kewarganegaraan.

“Kami berencana menjalin kerja sama dengan Dispendikbud Kaur dalam pengembangan media pembelajaran berbasis budaya lokal, khususnya untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap budaya daerah,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ganti Kejari, Ganti Harapan. Akankah Kasus PA Mukomuko Terbongkar Atau Kembali Menggantung?

Ia menjelaskan, program tersebut menyasar pelajar di tingkat sekolah dasar hingga menengah. Kegiatan penelitian dijadwalkan berlangsung mulai 1 Desember 2025 hingga 30 September 2026 dalam Tahun Anggaran 2025–2026.

Sementara itu, Sekretaris Dispendikbud Kaur, Miri Yuniarti, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menyatakan dukungan terhadap kegiatan penelitian yang dinilai dapat membantu pelestarian budaya lokal.

BACA JUGA :  BPBD Kaur Gelar Simulasi Siaga Bencana Bersama TNI-Polri di Pesisir Pantai

“Kami mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan upaya pelestarian cagar budaya dan penguatan identitas budaya daerah,” katanya.

Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan berbasis budaya di Kabupaten Kaur. (Jhr)