KAUR, RJNews.id – Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Pertanian Kabupaten Kaur menyiapkan sekitar 6.000 botol insektisida cair untuk mengantisipasi serangan hama padi pada musim tanam kedua 2026. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Dodi Haryono, S.TP., M.Ling., mengatakan stok obat pengendali hama tersebut akan disalurkan kepada petani yang membutuhkan sesuai prosedur.
“Untuk saat ini, kami telah menerima bantuan dari Kementerian Pertanian berupa kurang lebih 6.000 botol insektisida cair. Stok ini akan disalurkan kepada petani pada musim tanam mendatang,” ujar Dodi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/2/2026).
Dodi menjelaskan, petani yang ingin memperoleh bantuan insektisida diminta berkoordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di masing-masing kecamatan. Koordinasi tersebut diperlukan agar proses distribusi berjalan sesuai mekanisme.
“Petani dapat berkoordinasi dengan PPL di wilayahnya untuk memastikan prosedur dan persyaratan mendapatkan bantuan,” katanya.
Ia menambahkan, penyaluran insektisida akan didahului survei lapangan oleh PPL guna memastikan tanaman padi benar-benar terserang hama.
Menurut Dodi, sepanjang tahun ini pihaknya menerima beberapa laporan dari kelompok tani terkait serangan hama di sejumlah areal persawahan. Oleh karena itu, ketersediaan insektisida dinilai penting untuk mengurangi potensi kerugian petani.
“Stok yang tersedia saat ini cukup untuk mengatasi serangan hama di sebagian wilayah persawahan Kabupaten Kaur,” ujarnya.
Selain insektisida, Dinas Pertanian Kaur memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi jenis urea dan NPK menjelang musim tanam. Pemerintah pusat, kata Dodi, telah mengalokasikan anggaran pupuk bersubsidi secara nasional sebesar 9,8 juta ton pada 2026.
“Pupuk bersubsidi jenis urea dan NPK akan diprioritaskan bagi petani saat musim tanam. Kami akan terus memantau agar distribusinya tepat sasaran,” punngkasnya.
Pemerintah daerah berharap langkah tersebut dapat membantu petani menjaga produktivitas padi pada musim tanam kedua tahun ini.(Jhr)







