MUKOMUKO, RJ News.id – Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Perikanan memastikan ketersediaan pasokan ikan di wilayah Mukomuko aman dan mencukupi selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026. Kepastian tersebut disampaikan untuk menjaga stabilitas pangan serta memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Rahmad Hidayat, mengatakan hasil pemantauan lapangan menunjukkan produksi ikan, baik dari sektor penangkapan maupun budidaya, berada dalam kondisi stabil dan terkendali.
“Berdasarkan data dan observasi yang kami lakukan bersama nelayan serta pelaku usaha perikanan, pasokan ikan dalam kondisi aman. Kami juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi terkait prakiraan cuaca, dan diperkirakan kondisi cuaca pada Februari mendatang cukup mendukung aktivitas perikanan,” ujar Rahmad, Kamis (22/1/2026).
Menurut Rahmad, kelancaran produksi didukung oleh kerja sama para nelayan, pembudidaya, dan pelaku usaha perikanan dalam menjaga rantai pasok, mulai dari proses penangkapan, pengolahan, hingga distribusi ke pasar-pasar di seluruh kecamatan di Kabupaten Mukomuko.
Dinas Perikanan juga telah melakukan pemetaan kebutuhan konsumsi masyarakat selama Ramadan. Hasilnya menunjukkan stok ikan yang tersedia diperkirakan mampu memenuhi permintaan, termasuk adanya cadangan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi menjelang Idulfitri.
“Kami memastikan distribusi ikan berjalan lancar. Stok yang ada saat ini dan yang akan diproduksi selama Ramadan mencukupi kebutuhan masyarakat. Cadangan juga telah disiapkan sebagai langkah antisipasi,” kata Rahmad.
Selain ketersediaan pasokan, pemerintah daerah menjamin layanan pendukung sektor perikanan tetap beroperasi selama Ramadan. Fasilitas pelabuhan perikanan, bengkel kapal nelayan, penyediaan bahan bakar, hingga sarana pengolahan dan penyimpanan ikan dipastikan berfungsi normal.
Rahmad menegaskan, penguatan sektor perikanan menjadi perhatian pemerintah daerah karena perannya yang strategis, tidak hanya sebagai sumber pangan, tetapi juga sebagai penggerak perekonomian masyarakat pesisir.
“Perikanan merupakan salah satu tulang punggung ekonomi daerah. Dukungan dalam bentuk pembinaan, bantuan teknis, serta sarana dan prasarana akan terus kami berikan agar sektor ini berkembang secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Hd)







